PDA

View Full Version : KYUBI Karya Mahasiswa Unibraw Buat Penderita Diabetes Mellitus Tak Perlu Diamputasi L


andi.teguh
7th March 2013, 04:33 PM
http://img.okeinfo.net/content/2013/03/01/372/769676/xUIG7xR16X.jpg

Salah satu hal yang menakutkan bagi para penderita diabetes mellitus adalah apabila ia terluka maka lukanya akan susah sembuh, yang, bahkan, tidak jarang bagian tubuh mereka yang luka tersebut harus diamputasi.

Namun, kini ada harapan bagi para penderita diabetes karena 5 mahasiswa Universitas Brawijaya (Unibraw) Malang mengeluarkan inovasi teknologi pembasmi bakteri MRSA pada luka diabetes yang mereka namai Kill Your Bacteria atau KYUBI.

Kelima mahasiswa tersebut, Fahad Arwani dan Reno Muktiaji Herdhiansyah dari Teknik Elektro, Arfianita Ramadhani dan Putro Aneswari dari Ilmu Keperawatan, serta Muhammad Fahri Akbar dari Ekonomi Pembangunan, membuat KYUBI dengan menggunakan listrik berdaya rendah untuk membunuh bakteri dan mengurangi luka pada penderita diabetes.

Fahad mengungkapkan bahwa KYUBI dilengkapi dengan gel elektrolit yang ditempatkan sedemikian rupa sehingga mengapit luka. Setelah KYUBI dihidupkan, maka ia akan menghasilkan pulsa listrik DC dengan frekuensi yang telah ditetapkan sebelumnya.

Pulsa listrik ini akan melewati luka, lalu melakukan kompresi listrik dan memecah membran sel bakteri. Uji coba in vitro alat ini menunjukkan, dalam 5 menit, KYUBI mampu membunuh 100 persen sejumlah bakteri.

“Alat ini menggunakan tegangan di bawah 9 volt untuk membunuh bakteri khusus pada luka diabetes sejak awal. Tegangan 9 volt ini adalah batas tegangan listrik yang dapat ditoleransi oleh tubuh manusia,” ujar Fahad.

Arfianita dan Putri menjelaskan bahwa KYUBI bisa menjadi alternatif pengobatan luka bagi para penderita diabetes. Selama ini, ujar mereka, obat untuk mengobati luka para penderita diabetes masih mahal.

“Bahkan harga satu butir obat bisa mencapai lebih dari Rp 500.000. Alat ini dapat menjadi salah satu alternatifnya,” ujar Putri.

Tidak hanya inovatif, KYUBI juga menjadi juara pada ajang Espriex Business Model Competition 2013 untuk kategori internasional. Tim KYUBI kini sedang mengusahakan uji klinis dan mengusahakan hak patennya.

sumber (http://indonesiaproud.wordpress.com/2013/03/05/kyubi-karya-mahasiswa-unibraw-buat-penderita-diabetes-mellitus-tak-perlu-diamputasi-lagi/)

dimas.purnomo
17th May 2013, 04:00 PM
ya Allah ane telat dapat informasi nehh....keinget almhma budhe ane kalo gini..hiks hiks hiks..kalo ada info lebih lengkap brath..kayak harga atau contact person nya.biar yg lain dapat informasi ini juga brath..trims

Heka.Ardianto
29th May 2013, 12:25 AM
ya Allah ane telat dapat informasi nehh....keinget almhma budhe ane kalo gini..hiks hiks hiks..kalo ada info lebih lengkap brath..kayak harga atau contact person nya.biar yg lain dapat informasi ini juga brath..trims

sabar ya brath.. semoga budhenya dapat jalan terbaik..


Buat TS.. Good info neeeh.. jd nambah pengetahuan..

alysia88
10th March 2014, 02:00 PM
Wah hebat nich mahasiswa-mahasiswa UNIBRAW, aku sebagai alumni UNIBRAW juga ikut bangga. Dikembangkan terus penemuannya.




__________________________________________________ ___
Peralatan Mesin Laundry (http://goo.gl/KeunpW) | Cream Pemutih Wajah Alami (http://goo.gl/7aFBH7)

andikaputra803
23rd March 2014, 08:11 AM
wah ini nih yang patut kita ajukan jempol hidup mahasiswa
software point of sales online omega pos cloud (http://andikaputra803.blogspot.com/2014/01/software-point-of-sales-online-omega.html)
Alfamart official partner merchandise FIFA piala dunia Brazil 2014 (http://andikaputra803.blogspot.com/2014/02/alfamart-official-partner-merchandise.html)
Superwash Laundry Bisnis Franchise Waralaba Murah di Indonesia (http://andikaputra803.blogspot.com/2014/02/laundry.html)
unit link terbaik di Indonesia Commonwealth Life investra link (http://andikaputra803.blogspot.com/2014/02/Commonwealth.html)
hotel murah di jakarta (http://andikaputra803.blogspot.com/2014/02/hotel-murah-di-jakarta.html)

davidrahman
5th August 2014, 11:31 PM
makin hebat aja karya anak Indonesia, Semoga pemerintah peduli dengan penemuan2 sperti ini