PDA

View Full Version : Gejala Penyakit Sifilis Yang Harus Diketahui


anggisaputra
15th December 2016, 11:57 AM
Sampai bertemu kembali dengan saya selaku penulis artikel kesehatan ini, pada kesempatan kali ini saya akan mengajak anda untuk membahas mengenai salah satu penyakit yang mana penyakit ini adalah penyakit menular yang di sebabkan oleh bakteri akibat seringnya melakukan hubungan seksual secara tidak aman dengan orang yang terinfeksi.

Pasti anda penasaran kan penyakit apa yang di maksud? Penyakit yang saya maksud adalah Sifilis. Sifilis adalah suatu infeksi yang di sebabkan oleh bakteri yang bernama Traponema Pallidum, yang juga sifilis ini ialah salah satu infeksi menular seksual.

Penyebaran dari penyakit ini pada umumnya melalui hubungan seksual saja dengan orang yang sudah terinfeksi. Namun, selain melalui hubungan seksual, bakteri penyebab sifilis ini juga dapat menyebar melalui cairan tubuh penderitanya misalnya saja melalui darah.

Dan pada umumnya infeksi ini dapat tertular melalui hubungan seksual yang mana hubungan seksual ini bisa dalam bentuk seks vagina, anal dan oral. Selain itu dengan berbagi jarum suntik juga bisa menularkan infeksi penyakit sifilis ini, baik itu pengguna narkoba suntik maupun pada seniman tato atau menindik telinga.

Bagi wanita hamil penularan sifilis juga dapat berpengaruh pada janin yang sedang di kandungnya, jika dirinya terinfeksi penyakit ini. Kondisi seperti ini di kenal dengan kongetial sifilis, kondisi ini juga dapat memberikan resiko yang sangat buruk pada bayi jika terkena infeksi yaitu kematian.

Bakteri penyebab sifilis ini tidak bisa bertahan lama berada di luar tubuh manusia, dan infeksi penyakit ini tidak dapat di tularkan dengan cara-cara di bawah ini:


Memakai toilet yang sama
Berbagi peralatan makan yang sama
Bersentuhan dengan orang yang terkena infeksi (bukan melakukan hubungan seksual)
Berbagi kamar mandi yang sama

Gejala pertama sifilis akan muncul sekitar 3 minggu setelah bakteri memasuki tubuh, dan infeksi sifilis ini terbagi menjadi 4 tahapan yaitu:


Sifilis primer
Sifilis sekunder
Sifilis laten
Sifilis tersier

Sifilis yang paling menular adalah sifilis primer dan sekunder, dan jika anda merasa terinfeksi segera periksakan diri anda ke dokter atau spesialis kelamin untuk dapat memastikan diagnosis terhadap sifilis. Karena jika makin cepat di tangani, maka akan semakin kecil kemungkinan untuk sifilis ini berkembang menjadi penyakit yang serius.

Gejala Sifilis
Penderita sifilis akan dengan mudah menularkan penyakit ini karena banyak dari antara mereka yang hanya mengalami gejala-gejala ringan sehingga tidak menyadari bahwa diri mereka sudah terinfeksi. Gejala sifilis ini berkembang sesuai tahapannya, seperti di bawah ini:


Sifilis primer
Gejala yang muncul pada sifilis primer ini adalah munculnya luka atau tukak, luka ini akan muncul 10-90 hari setelah bakteri masuk ke dalam tubuh. Luka ini seringkali di anggap sepele oleh penderita sifilis karena tidak menimbulkan rasa sakit, luka ini juga berkembang pada bagian tubuh di mana bakteri pertama masuk seperti pada penis, vagina atau sekitar anus.

Sifilis sekunder
Beberapa minggu setelah luka menghilang, gejala sifilis ini akan muncul dengan adanya ruam yang biasanya muncul di bagian tubuh manapun terutama pada tangan dan kaki. Gejala lainnya adalah adanya kutil kelamin, dan wanita kutil dapat muncul di sekitar vagina sedangkan laku-laki di sekitar anus.

Sifilis laten
Pada tahapan ini, bakteri akan tetap ada tapi sifilis tidak menimbulkan gejala apapun. Selama 12 bulan pertama tahapan sifilis laten infeksi ini akan di tularkan, setelah 2 tahun pada tahap ini infeksi masih ada di dalam tubuh tapi tidak dapat di tularkan pada orang lain dan tahapan ini akan berlangsung selama bertahun-tahun.

Sifilis tersier
Sekitar 30% dari para penderita sifilis yang tidak di obati akan mengalami tahapan ini, gejala yang timbul akan di mulai selama bertahun-tahun setelah infeksi pertama menulari tubuh. Bagian tubuh di mana bakteri sifilis pertama masuk mempengaruhi gejala yang di alami.

Inilah gejala yang di timbulkan dari penyakit sifilis ini, untuk itu jika anda sudah mengenali gejala sifilis anda harus lebih berhati-hati lagi dengan penularan atau infeksi yang ada. Juga jika anda ingin melakukan hubungan seksual usahakan untuk menggunakan alat kontrasepsi agar dapat mencegah penularan dari pasangan anda jika dirinya sudah terinfeksi sifilis.

Tapi jika diri anda telah terinfeksi sifilis, namun sudah mulai membaik karena penanganan awal yang anda lakukan. Janganlah anda melakukan hubungan seksual dulu karena takutnya jika anda melakukannya lagi gejala sifilis akan dapat muncul kembali.

Mungkin hanya itu saja yang dapat saya sampaikan, semoga dengan adanya informasi di atas dapat bermanfaat bagi anda semua. Sekian dari saya Terima kasih ;)