View Single Post
Old 3rd November 2014, 08:07 AM   #1
Sek Des
 
Join Date: 30 Oct 2014
Userid: 2753
Posts: 301
Likes: 0
Liked 2 Times in 2 Posts
Default Mencari Dua Tim Terbaik ISL



Quote:
JAKARTA – Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, akan jadi saksi sejarah dua tim terbaik yang akan menembus partai puncak Indonesia Super League (ISL) 2014. Dimana Arema Cronus, Persipura Jayapura, Persib Bandung, dan Pelita Bandung Raya (PBR), akan saling “bunuh” untuk memperebutkan dua jatah tampil di laga pamungkas.

Arema kontra Persib dan Persipura ditantang PBR, adalah dua laga yang pastinya akan menarik untuk dinantikan. Empat tim terbaik yang sudah berjuang mulai dari persaingan di tingkat wilayah babak 8 besar, dipastikan akan tampil habis-habisan. Aroma final, dipastikan akan mudah tercium di dua laga semifinal tersebut.

Arema ditantang Persib, banyak dibilang bagaikan final kesiangan. Label itu memang wajar diberikan kepada kedua tim yang sama-sama lolos dari wilayah barat. Bukan hanya dari penampilan menjanjikan keduanya sepanjang kompetisi, tapi juga bertaburnya pemain-pemain kelas satu Tanah Air yang memperkuat kedua tim tersebut.

Jika diukur dari 35 pemain tim nasional (timnas) yang didaftarkan tampil di Piala AFF 2014, baik Arema atau Persib total menyu mbangkan 14 nama. Singo Edan, julukan Arema, mencatatkan enam nama. Sedangkan tim kebanggaan Bobotoh dan Viking, sapaan dua suporter fanatik Persib, mendelegasikan delapan pemain.

Deretan pemain-pemain bercap timnas itu, belum ditambah dengan kualitas mumpuni muka-muka asing yang dimiliki. Persib punya Makan Konate, Djibril Coulibaly, dan Vladimir Vuhjovic yang selalu jadi andalan. Adapun dikubu lawan, Gustavo Lopez, Alberto “Beto” Goncalvez, serta Thierry Gathuessi adalah pilihan-pilihan pertama dikomposisi tim Arema.

"Antisipasi semua lawan. Semua pemain Persib berbahaya. Intinya bukan per-individu yang kami hadapi, tapi kolektivitasnya. Ini bukan berarti kami bermain bertahan. Kami harus lebih mengenal sisi kelebihan mereka, tempat bertanding, dan mengenal kelebihan tim sendiri," ungkap CEO Arema, Iwan Budianto.

“Kami berharap dipimpin wasit yang bagus. Supaya pertandingan bisa diterima kedua belah pihak. Bagi kami Alhamdulilah semua pemain dalam kondisi bagus untuk semifinal nanti. Pemain kami tidak ada yang cedera atau akumulasi kartu,” timpal pelatih Persib, Djajang “Djanur” Nurdjaman.

Di semifinal lain yang mempertemukan Persipura kontra PBR, juga tidak kehilangan pamor. Apalagi jika melihat bagaimana performa kedua tim sampai akhirnya menembus empat besar. Persipura walau berlabel juara bertahan dan memiliki pemain-pemain top, penampilannya cenderung menurun di musim ini.

Kondisi itu pun ditambah tidak lagi hadirnya Jacksen F Tiago dijajaran pelatih Mutiara Hitam, julukan Persipura. Namun bagi sebagian pihak, Persipura seperti punya motivasi sendiri untuk membuktikan diri memang pantas melaju ke semifinal. Walau lolos dari babak 8 besar dengan begitu susah payahnya.

Sementara dikubu PBR, motivasi tinggi sedang menghinggapi Bambang “Bepe” Pamungkas dkk. Kerap dipandang sebelah mata, The Boys are Back, muncul sebagai kejutan. Bermaterikan pemain lebih sederhana dibanding tiga kontestan semifinal lainnya, tidak membuat PBR kecil hati. Mereka malah semakin termotivasi untuk membuat kejuatan lebih besar lagi.

Apa yang ditunjukan tim besutan Dejan Antonic pun banyak mendapat pujian. Banyak pihak menilai, PBR adalah contoh yang seharusnya bisa jadi panutan tim-tim lain di Indonesia. Jika sebuah tim ingin mempunyai prestasi tinggi, tidak melulu harus menggelontorkan uang dengan jumlah fantastis.

"Sekarang kami bisa berada di semifinal. Kami sudah ada sampai sejauh ini dan tentu kami tidak mau kalah. Kami harus bisa masuk final,” tegas gelandang PBR, Kim Jeffry Kurniawan.
http://bola.okezone.com/read/2014/11...im-terbaik-isl
akiyamashinichi is offline   Reply With Quote
Sponsored Links