View Single Post
Old 3rd November 2014, 10:32 AM   #1
Wakil Camat
 
Join Date: 31 Oct 2014
Userid: 2758
Location: SmovieX.com | Tempat nonton dan download Film | Sering-sering berkunjung yah!
Posts: 3,641
Likes: 41
Liked 5 Times in 5 Posts
Default Kementerian PU-Pera Jangan Anak Tirikan Perumahan Rakyat

Quote:
JAKARTA - Para pelaku pasar perumahan sangat berharap kementerian tidak hanya mengurusi masalah pekerjaan umum dan infrastruktur. Harapan untuk perumahan rakyat dengan segala pro kontra yang ada hanya terpaku pada kementerian PU-Pera yang masih dimungkinkan untuk dapat mengurai permasalahan perumahan rakyat.

Dilansir dalam laman Indonesia Property Watch, Jakarta, Senin (3/11/2014), masalah perumahan rakyat bukanlah masalah kecil yang dapat diselesaikan dengan pembangunan yang berorientasi fisik semata, melainkan harus diimbangi dengan pemahaman masalah pasar, pembiayaan, sampai pertanahan.

Indonesia Property Watch menjelaskan, empat dirjen yang telah ditunjuk untuk membantu menteri masih dirasakan belum menyentuh masalah perumahan rakyat. Seharusnya nama kementrian yang ada haruslah ada unsur perumahan rakyat.

Pengangkatan dirjen yang sesuai dengan kompetensi masalah perumahan harus menjadi pilihan yang strategis. Penempatan dirjen yang ada saat ini hanya menggambarkan bahwa fokus Kementerian PU-Pera masih bergeming hanya untuk urusan pekerjaan umum.

Dirjen ini menjadi strategis karena saat ini sangat banyak permasalahan perumahan rakyat yang masih belum selesai dan dibiarkan mengambang pasca Kementerian Perumahan Rakyat sebelumnya. Biaya ekonomi yang tinggi dengan besarnya biaya-biaya perijinan dan utilitas menjadi permasalahan yang belum dapat diselesaikan selama 2 kali periode SBY.

Polemik lainnya datang dari hunian berimbang. Polemik hunian berimbang dengan dilaporkannya pengembang ke kejaksaan masih belum ada ujungnya. Tidak hanya itu, penghapusan subsidi rumah tapak juga belum memiliki kepastian. Hal tersebut membuat pasar perumahan menjadi tanpa arah.

Banyaknya pengembang yang beralih dari membangun rumah tapak menengah bawah ke segmen lebih tinggi tidak lain dikarenakan banyaknya kebijakan yang kontra produktif. Di sisi lain, pemerintah masih dinilai gagal dalam mengendalikan harga tanah.
SUMBER : Okezone.com
sucyresky is offline   Reply With Quote
Sponsored Links