View Single Post
Old 4th November 2014, 09:32 AM   #1
Sek Des
 
Join Date: 26 Apr 2013
Userid: 967
Location: Jakarta, Indonesia
Age: 25
Posts: 570
Real Name: Nana
Likes: 1
Liked 4 Times in 4 Posts
Default Harga Sayur Mayur Meningkat Tajam Akibat Kekeringan



Sejumlah produk pertanian mengalami lonjakan harga yang sangat signifikan. Kenaikan tertinggi dialami komoditas Labu yang melonjak hingga 500%.

"Labu ini naik gila-gilaan. Dari normalnya Rp 20 - 25 ribu. Sekarang tembus Rp 100 ribu per kantong," ujar pedagang Pasar Blok A, Samsul kepada detikFinance, Selasa (4/11/2014).

Ia menuturkan, harga tersebut adalah harga yang berlaku di pasar Induk Kramat Jati. "Kalau di pasar yang kecil atau di tingkat pengecer lebih mahal lagi harganya," sambung dia.

Selain Labu, kenaikan harga signifikan juga dialami cabai rawit merah dari yang semula Rp 20 ribu per kg menjadi Rp 40 ribu per kg. Begitu juga rawit hijau dari yang semula Rp 20 ribu per kg menjadi Rp 45 ribu per kg. Nasib yang sama dialami pula oleh cabai keriting yang naik dari semula Rp 27 ribu per kg menjadi Rp 44 ribu per kg.

Selain itu, komoditas lain yang tak luput dari kenaikan harga adalah timun dari yang semula Rp 3 ribu per kg menjadi Rp 7 ribu kg, buncis dari semula Rp 6 ribu per kg menjadi Rp 11 ribu per kg, kacang panjang dari semula Rp 6 ribu menjadi Rp 12 ribu per kg, sawi dari semula Rp 2 ribu menjadi Rp 6 ribu.

"Kasihan ini tukang mie ayam, sawinya mahal banget," pungkasnya.

Ia menuturkan, lonjakan harga ini diakibatkan oleh bencana kekeringan yang melanda tanah air selama beberapa bulan belakangan. "Dari petani bilang ini karena kekeringan. Kalau begini petaninya kasihan, pedagangnya juga kasihan," tandasnya.


SUMBER
miss_nha is offline   Reply With Quote
Sponsored Links