View Single Post
Old 8th November 2014, 10:31 PM   #1
Sek Des
 
Join Date: 3 Nov 2014
Userid: 2785
Posts: 234
Likes: 0
Liked 2 Times in 2 Posts
Default Ardistia Dwiasri, Eksis di Negeri Heterogen

Quote:
TEMPO.CO, Jakarta - Ardistia Dwiastri, desainer muda Indonesa yang memiliki label di New York menampilkan koleksinya di runway Jakarta Fashion Weeek (JFW) 2015.

Pemilihan warna-warni koleksi label Ardistia New York ini populer lewat rancangan outerwearnya. Mantel merah menyala pun menjadi pusat perhatian ketika model Cathy Sharon di atas cat walk menampilkan busana ini.

Desainer yang memiliki latar belakang pendidikan di bidang teknik itu, mengangkat tema Modern Opulence. Tema ini bagian dari Ardistia New York's Holiday 2014 Collection.

"Aku menampilkan busana banyak fungsi. Wearable dan ready to wear," kata Ardistia di Senayan City, Jakarta Pusat. Detail rancangan Ardistia terlihat pada cutting dan gaya potongan geometris. Elegan dengan warna-warna cerah seperti, orange, kuning, hijau.

Ardistia kelahiran Jakarta 1979 ini mendobrak pasar mode New York lewat label Ardistia New York pada 2007. Kini, setelah sekitar lima tahun, busana rancangan Ardistia bisa ditemukan di berbagai butik kelas atas di seluruh dunia. Dan juga bisa didapat di Indonesia.



"New York itu kota yang melting pot, sehingga mudah untuk dikenal sebagai sebuah label baru," kata Ardistia kepada Tempo di Resto Kitchenette pada 3 November 2014.(Baca : Busana 3 Desainer, Kolaborasi Tren Make Up 2015)

Karena masyarakatnya individualis, mereka senang memakai produk atau label yang sama sekali baru, bukan brand terkenal. "Saya mulai bisnis dari nol di New York. Sendirian," katanya.

Di Amerika Serikat, label Ardistia New York ada di California (Beeline, Vacci, Los Angeles), di Massachusetts (Turtle-Boston, Stash-Newton, Solo Flight Inc-Lenox, Dress Code-Androver). Lalu di Colorado (Ella Bleu-Greenwood Village), di Georgia (Merino, di Atlanta, Mint Boutique, Savannah), di Florida (Cinema Clothing-Miami), di Illinois (Akira, Uri Boutique-Chicago), Kentucky (Blink, The Peacock Boutique-Louisville).
Juga terdapat di Canada, di Prancis, di Jepang, di Korea dan di Turki.

Ardistia lulusan S-1 Jurusan Teknik Industri Northeastern University, Boston. Ia melanjutkan studi S-2-nya di Sains Manajemen Engineering dan Sistem Manufakturing, di universitas sama.

Beralihnya dia ke dunia fashion dari jurusan teknik karena hobinya sejak kecil. Senang membuat sketsa, Disti – sapaan akrabnya – selalu minta dibelikan buku gambar baru oleh ibunya setiap minggu dan menggambar cewek pakai baju aneka gaya. Akhirnya ia serius mengambil pendidikan desain fashion di Parsons The New School for Design, New York.
Setelah menamatkan pendidikan desain pada 2003, Disti bergabung dengan berbagai rumah mode terkemuka di New York, seperti Dianne Von Furstenberg, di sini sebagai asisten desainer, Disti membantu dalam pembuatan sampel hingga penyiapan pergelaran busana Spring/Summer 2004.

Disti juga sempat menjadi tenaga freelance di rumah mode GAP Inc. dan Taylor sebelum bekerja sebagai teknikal desainer di Tommy Hilfiger.

Pengalaman bekerja di rumah-rumah mode terkemuka itu dimanfaatkannya mengirimkan 300 resume ke berbagai rumah mode dan merek ternama.

“Mereka cukup welcome, kami memang harus lebih aktif,” katanya yang bekerja hingga jam 3 pagi ini. Disti pun kian bersemangat, dan mulai ancang-ancang untuk mengembangkan bisnis mode secara profesional.

Ia mulai membuat perencanaan bisnis dan berjuang keras selama hampir 8 bulan. Tahun 2007, label Ardistia New York resmi berdiri dengan berkantor di 280 Park Avenue S Suite 9E, New York.(Baca : Polos Tenang Menghanyutkan dari Ardistia Dwiasri)

Koleksi pertamanya adalah mantel dan coat untuk edisi fall/winter 2007, yang mendapat respons positif dari para penggemar mode. Setelah sukses itu, ia pun keranjingan mengikuti trade show dan beberapa kali terlibat dalam kompetisi fashion week di New York. Tujuannya, tak lain untuk mencari pelanggan baru di dunia internasional.

"Semua buku tentang trade show saya borong juga buku tentang fashion bisnis plan," katanya. Ia pernah meraih pemenang Biore/Gen Art Fashion Award pada Oktober 2007, menjadi profil di WWD pada April 2007 untuk kategori New Designer to Watch dan menerima penghargaan Ready to Wear nomination from Gen Art Styles per Mei 2007.

Koleksi Ardista New York pun telah menjadi bahan tulisan di berbagai majalah mode terkemuka, seperti Vogue, Elle, Harper’s Bazaar, Lucky, WWD, New York Times, Daily Candy, Cosmopolitan, Style.com dan ABC TV Network.
sumber: http://www.tempo.co/read/news/2014/1...-Heterogen/1/1

Ardistia sudah bikin bangga Indonesia. Kita kapan ya............?
agusjember is offline   Reply With Quote
Sponsored Links