View Single Post
Old 11th November 2014, 11:44 PM   #1
Sek Des
 
Join Date: 3 Nov 2014
Userid: 2785
Posts: 234
Likes: 0
Liked 2 Times in 2 Posts
Default Pertamina Permudah Nelayan Membeli Solar

Quote:
Jakarta, CNN Indonesia -- PT Pertamina (Persero) berencana membangun 10 unit Solar Packed Dealer Nelayan (SPDN) Transportable atau Stasiun Pengisian Bahan Bakar Bergerak untuk mempermudah nelayan dalam membeli bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. Rencananya, penambahan SPDN transportable akan dilakukan di sejumlah wilayah Pantai Utara (Pantura) Pulau Jawa.

"Kami targetkan tahun ini bisa dilakukan. Nantinya SPDN transportable berbentuk mobil tangki 10 kiloliter (kl) yang bisa digunakan nelayan untuk mendapatkan solar," kata Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina, Hanung Budya di SPBN Tanjung Pasir, Tangerang, Selasa (11/11).



Selain SPDN, Pertamina juga akan menerbitkan kartu multifungsi khusus yang dapat digunakan nelayan ketika membeli solar bersubsidi. Nantinya, kartu tersebut akan mencatat segala bentuk transaksi dan jumlah pembelian solar subsisidi oleh nelayan.

Untuk memuluskan rencananya ini, perusahaan minyak dan gas bumi pelat merah itu akan menggandeng PT Bank Rakyat Indonesia Tbk sebagai penerbit kartu dan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) selaku pemegang daftar kapal yang berhak menerima BBM bersubsidi.

"Semacam ATM-lah. Nantinya setiap kapal dapat satu kartu," terang Hanung.

Penerbitan kartu seperti ini sudah diujicobakan di daerah Cilincing, Jakarta Utara. Hanung mengungkapkan, tujuan utama penerbitan kartu khusus sendiri dimanfaatkan sebagai dasar bagi pemerintah terkait penetapan kuota BBM bersubsidi bagi nelayan.

"Soalnya kami mendapat info banyak praktik penyimpangan mengenai penjualan solar subsidi. Tapi ini urusan KKP dan Pemerintah, Pertamina hanya penyalur saja," katanya.

Salah satu nelayan di kawasan Tanjung Pasir Tangerang Muhammad Samid mengaku tak mempermasalahkan adanya rencana penerbitan kartu khusus bagi nelayan yang dilontarkan Pertamina. Meski begitu, Samid meminta agar Pertamina bisa memberi kepastian terkait ketersedian solar subsidi bagi nelayan.

"Saya dapat jatah 200 liter solar per minggu untuk melaut. Namun kenyataannya jumlah yang saya terima kurang dari itu karena pasokan sering langka dan harus dijatah 2 kali pengambalian," keluh Samid.
sumber: http://www.cnnindonesia.com/ekonomi/...membeli-solar/

Ini baru tepat sasaran.........
agusjember is offline   Reply With Quote
Sponsored Links