View Single Post
Old 12th November 2014, 12:19 AM   #1
Sek Des
 
Join Date: 3 Nov 2014
Userid: 2785
Posts: 234
Likes: 0
Liked 2 Times in 2 Posts
Default Puluhan Tunanetra Dilatih Mengoperasikan Komputer

Quote:
TEMPO.CO, Malang--Penyandang difabel mendapat pelatihan teknologi informasi di Unit Pelaksana Teknis Kesejahteraan Sosial Pemerintah Provinsi Jawa Timur di Malang, Selasa, 11 November 2014. Tahap awal, mereka berlatih komputer dan akses internet selama empat hari mulai 11-14 November 2014. "Sebanyak 26 penyandang tunanetra yang dilatih teknologi informasi," kata pelaksana program, Yanto Pranoto.



Pelatihan tersebut bertujuan agar penyandang difabel mengikuti perkembangan teknologi dan informasi agar tak gagap telnologi dan ketinggalan zaman. Keterbatasan, katanya, tak menghalangi seseorang dalam mempelajari perkembangan teknologi. "Kami membiasakan tunanetra untuk menggunakan komputer," katanya.


Komputer yang digunakan pun jenis komputer yang umum dijual di pasaran. Namun, untuk memudahkan penyandang tunanetra mengoperasikan komputer ditanam sebuah program bernama Job Access for Windows Speech. Program tersebut mengubah teks, gambar dan video menjadi suara. Sehingga penyandang tuna netra mudah mengetik dan mengoperasikan. (Baca berita lainnya: Ilmuwan Oxford Ciptakan Kacamata untuk Tunanetra )


Setelah mengikuti pelatihan, tunanetra yang menguasai alat musik bisa menjadi komposer. Sehingga banyak alternatif keahlian bagi tuna netra yang bisa dikembangkan. Tak hanya menjadi tulang pijat seperti yang selama ini banyak dilakoni penyandang tunanetra. Bahkan bukan tidak mungkin mereka bisa menjadi konsultan bisnis, penasihan perusahaan dan pekerja profesi lainnya.


Pelatihan serupa akan dilaksanakan di sejumlah daerah. Total sebanyak 100 instruktur komputer yang juga penyandang tunanetra bakal menjadi pengajar pada program pelatihan tersebut. Mereka akan disebar ke seluruh nusantara untuk membantu tunanetra berlatih keterampilan berkomputer. "Sekarang bisa menambah informasi melalui internet," kata salah seorang peserta, Hari Suseno. (Baca juga: Tak Ada Braille, 58 Tunanetra di Bandung Golput)
sumber: http://www.tempo.co/read/news/2014/1...sikan-Komputer
agusjember is offline   Reply With Quote
Sponsored Links