View Single Post
Old 12th November 2014, 09:46 AM   #1
Sek Des
 
Join Date: 26 Apr 2013
Userid: 967
Location: Jakarta, Indonesia
Age: 25
Posts: 570
Real Name: Nana
Likes: 1
Liked 4 Times in 4 Posts
Default Harga Minyak Turun di Tengah Kekhawatiran Soal Pasokan




Harga minyak mentah Brent tergelincir di tahun keempat setelah adanya ekspektasi bahwa Organisasi Negara Pengekspor Minyak tidak akan mengambil tindakan untuk mengendalikan pasokan minyak dunia.

Brent, patokan minyak global, turun 67 sen atau 0,8 perse menjadi US$ 81,67 per barel di ICE Futures Europe, harga penutupan terendah sejak 19 Oktober 2010. Harga minyak Brent turun 29 persen dari posisi tertinggi pertengahan Juni.

Sementara minyak mentah sweet AS untuk pengiriman Desember naik 54 sen atau 0,7 persen menjadi US$ 77,94 per barel di New York Mercantile Exchange. Harga masih off 27 persen dari pertengahan Juni.

Harga minyak telah jatuh selama berbulan-bulan, karena pertumbuhan permintaan moderat cukup untuk menyerap pasokan minyak mentah tumbuh.

Banyak pengamat pasar mengharapkan OPEC, yang menguasai lebih dari sepertiga produksi minyak dunia, mempertahankan target produksi kolektif pada pertemuan 27 November nanti.

"Penurunan itu tidak benar-benar didasarkan pada berita sama sekali-itu hanya kelanjutan dari kelemahan yang disebabkan oleh kelebihan pasokan dan OPEC tidak ingin melakukan apa-apa," kata Anthony Lerner, Wakil Presiden Senior dari komoditas industri RJ O'Brien & Associates LLC melansir Wall Street Journal.

Menteri minyak Kuwait dan Uni Emirat Arab mengatakan mereka tidak khawatir tentang harga minyak saat ini, Sebab itu Menteri Perminyakan Kuwait mengatakan tidak mengharapkan OPEC untuk memangkas output.

Investor juga mengamati negosiasi mengenai program nuklir Iran, yang mendekati tenggat waktu 24 November. Dua hari perundingan antara Menteri Luar Negeri AS dan mitra Iran-nya tidak menghasilkan terobosan signifikan, dan para pejabat Amerika mengatakan belum ada diskusi belum tentang perpanjangan luar batas waktu.

Sebuah perjanjian untuk mengekang program nuklir Iran bisa mengakibatkan pencabutan sanksi pada ekspor minyak mentah Iran, yang akan menambah lebih banyak minyak ke pasar yang sudah well-supplied.

"Mungkin ada sejumlah besar minyak yang akan dimasukkan kembali ke pasar," kata Tariq Zahir, anggota dari Tyche Capital Advisors.


sumber
miss_nha is offline   Reply With Quote
Sponsored Links