View Single Post
Old 13th November 2014, 11:21 AM   #1
Wakil Camat
 
Join Date: 31 Oct 2014
Userid: 2758
Location: SmovieX.com | Tempat nonton dan download Film | Sering-sering berkunjung yah!
Posts: 3,641
Likes: 41
Liked 5 Times in 5 Posts
Default Apindo: Upah Buruh di Jakarta Jangan Dijadikan Barometer

Quote:
JAKARTA - Permintaan kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) oleh para buruh se-Indonesia seharusnya jangan menjadikan Jakarta sebagai barometer kenaikan upah. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sofjan Wanandi.

Seperti yang diketahui, para buruh meminta kenaikan UMP untuk tahun 2015 sekira Rp3 juta per bulan dari UMP tahun 2014 yang sekira Rp2,4 juta per bulan.

"Tapi jangan Jakarta dijadikan barometer semua provinsi sama akhirnya mati (industrinya)," tegas Sofjan, Jakarta, Kamis (13/11/2014).

Sofjan mengungkapkan, jika nantinya industrinya mati karena meminta kenaikan upah buruh yang tidak masuk akal, akan berimbas kepada PHK yang membuat buruh itu tidak dapat pekerjaan.

"Sedangkan yang (industri) besar-besar itu sudah bayar Rp3 juta per bulan, enggak ada yang bayar kurang dari itu, yang kecil-kecil bisa enggak?," tanya Sofjan.

Apalagi, lanjutnya, para buruh yang notabene rakyat kecil ini rata-rata bekerja di sektor UKM. Jika dibandingkan industri lainnya, sektor UKM masih jauh tertinggal.

"99 persen rakyat kecil kerja di UKM semua. Lu matikan semua, kita bisa bayar, mereka enggak bisa bayar. Labor insentif, dan UKM akan mati. Kalau dipaksakan mati di kita," tegasnya.


Menurutnya, penentuan UMP 2015 masing-masing provinsi sudah ditentukan. Namun dirinya tidak menjelaskan secara detail.

"Sudah diputuskan bermacam-macam provinsi. Ada kok Rp1,2-Rp1,6 juta per bulan. Tapi jangan bicara Jakarta, karena jakarta ini spesial, servis semua di sini, semua orang kaya di sini, jadi mau bayar gaji gede silakan," pungkasnya.
SUMBER : Okezone.com
sucyresky is offline   Reply With Quote
Sponsored Links