View Single Post
Old 15th November 2014, 02:17 PM   #1
Sek Des
 
Join Date: 3 Nov 2014
Userid: 2785
Posts: 234
Likes: 0
Liked 2 Times in 2 Posts
Default Jazz Ijen Bondowoso Bernuansa Kebun Kopi Arabika

Quote:


TEMPO.CO, Bondowoso - Pemerintah Kabupaten Bondowoso akan menggelar pertunjukan musik jazz di perkebunan kopi Jampit di lereng Gunung Ijen pada Sabtu, 15 November 2014. Musikus Dian Pramana Putra akan menjadi bintang dalam acara ini.

Sedianya, konser musik tersebut akan digelar di kawasan konservasi Pos Paltuding, Gunung Ijen. Tapi, karena tak mendapat izin dari Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA), lokasi akhirnya digeser ke Jampit milik PT Perkebunan Nusantara XII. "Kami menghargai, demi penyelamatan lingkungan," kata Muhammad Taufik, ketua panitia acara, Jumat, 14 November 2014. (Baca berita sebelumnya: Aktivis Lingkungan Tolak Jazz di Gunung Ijen)

Pertunjukan yang dijadwalkan dimulai pada pukul 19.00 WIB itu akan digelar dengan suasana perkebunan kopi arabika di ketinggian 1.100 meter dengan suhu 12 derajat Celcius. Hamparan tanaman stroberi serta pohon pinus dan cemara menjadi pemandangan selama di perjalanan.

Muhammad Taufik mengatakan perhelatan yang pertama kali digelar Bondowoso tersebut akan menghadirkan beberapa grup musik jazz lokal dari Bondowoso dan Jember. Adapun Dian Pramana Putra akan tampil membawakan enam lagu. Kegiatan ini menyedot anggaran Rp 150 juta dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Bondowoso 2014.

Jazz Ijen Bondowoso akan didahului dengan aksi sosial berupa penyerahan 100 bibit cemara gunung kepada BBKSDA Wilayah III Jawa Timur. Pemberian bibit itu merupakan bentuk keprihatinan pemerintah Bondowoso atas terbakarnya ratusan hektare hutan di Gunung Ijen.

Gunung Ijen disengketakan Bondowoso dan kabupaten tetangganya, Banyuwangi. Bondowoso lebih dahulu mempromosikan Jazz Ijen tersebut. Namun tiba-tiba Banyuwangi menggelar acara serupa di Pos Paltuding pada 8 November lalu. Padahal Jazz Ijen tidak masuk dalam kalender wisata Banyuwangi.

Pemerintah Banyuwangi tetap nekat menggelar Jazz Ijen di Pos Paltuding yang masuk kawasan konservasi meski tak mendapat izin dari BBKSDA.
sumber: http://www.tempo.co/read/news/2014/1...n-Kopi-Arabika

Menikmati musik yang indah, di tengah suasana alam yang memukau, sambil ditemani secangkir kopi, duh...serasa bagai di surga!
agusjember is offline   Reply With Quote
Sponsored Links