View Single Post
Old 22nd November 2014, 08:37 AM   #1
Wakil Camat
 
Join Date: 31 Oct 2014
Userid: 2758
Location: SmovieX.com | Tempat nonton dan download Film | Sering-sering berkunjung yah!
Posts: 3,641
Likes: 41
Liked 5 Times in 5 Posts
Default UMK Terlalu Tinggi, Apindo Ancam Relokasi Besar-besaran

Quote:
SURABAYA - Pentepan Upah Minimum Kabupaten/Kota oleh Gubernur Jawa Timur Soekarwo dianggap terlalu tinggi oleh Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Jawa Timur. Terlebih lagi besaran UMK Surabaya yang mencapai Rp2.710.000 yang melebihi DKI Jakarta.

Anggota Dewan Pengupahan usur APINDO Toni Towoliu mengatakan, UMK di Jawa Timur rata-rata mengalamai kenaikan 22,5 persen hingga 23 persen. atau setara dengan Rp2,4 Juta sampai Rp2,5 Juta per bulan.

"Kenaikan 23 persen ini cukup memberatkan perusahaan. Risikonya, perusahaan akan gulung tikar satu persatu. Resiko kedua akan terjadi pengurangan tenaga kerja," kata Toni, Jumat (21/11/2014).

Menurutnya, dari hitungan pengusaha, batas maksimal kenaikan UMK tahun 2015 ini adalah 11 persen dari UMK tahun 2014 atau pada kisasan angka Rp2,4 Juta. Ia menganggap kenaikan itu tidak realistis. Oleh karena itu, APINDO mengambil sikap berencana unutk mundur dari Dewan Pengupahan. Sebab, selama ini kepentingan APINDO seolah-oleh tidak diperhatikan. Rencana pengunduran diri ini, lanjut Toni, akan dimulai dari tingkat propinsi dan diikuti tingkat kabupaten/kota.

Senada juga dikatakan Koordinator Bidang Pengupahan APINDO Jawa Timur, Jhonson Simanjuntak. Kata Jhonson, penetapan Upah di Jawa Timur tidak sesuai dengan aturan yang berlaku. "Kami sudah memberikan saran-saran untuk membangun. Tapi aspirasi kami tidak pernah didengarkan. Jadi penarikan dari dewan pengupahan adalah solusi yang sangat tepat," tegasnya.

Namun, sebelumnya harus dievaluasi untuk mengetahui kira-kira di daerah mana kebaradaan Apindo yang harus ditarik lebih dulu dari Dewan Pengupahan. Bahkan, saat ini sudah banyak perusahaan yang bersiap-siap untuk melakukan relokasi pabrik. Hanya saja relokasi tidak bisa dilakukan dalam waktu cepat, paling tidak dalam hitungan 3 tahun.

Sebelumnya, berdasarkan Pergub Nomer 72 tahun 2014 diputuskan UMK se-Jawa Timur. Hasilnya, tertinggi Kota Surabaya sebesar Rp2.710.000 dan terendah Kabupaten Magetan sebesar Rp1.150.000.
SUMBER : Okezone.com
sucyresky is offline   Reply With Quote
Sponsored Links