View Single Post
Old 22nd November 2014, 08:40 AM   #1
Wakil Camat
 
Join Date: 31 Oct 2014
Userid: 2758
Location: SmovieX.com | Tempat nonton dan download Film | Sering-sering berkunjung yah!
Posts: 3,641
Likes: 41
Liked 5 Times in 5 Posts
Default Cabai Hal Sepele, Tapi Kenapa Bisa Bikin Geger Ekonomi?

Quote:
JAKARTA - Eksistensi cabai di pasaran saat ini terus dipantau oleh Kementerian Perdagangan. Sebab meski terlihat sepele, nyatanya cabai kerap membuat geger ekonomi di Indonesia.

Sejarah mencatat, kenaikan harga cabai beberapa kali bisa menembus angka Rp100 ribu per kilogram di sejumlah wilayah. Bahkan, harga cabai saat ini menembus angka Rp130 ribu per kilogram.

Alasan kenaikan harga "si merah pedas" bervariasi. Misalnya faktor cuaca, suplai, hingga biaya distribusi yang terimbas kenaikan harga BBM. Meski sepele, fatalnya cabai bisa mengganggu target ekonomi negara, yakni inflasi yang tertuang dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).


Cabai memiliki peran yang penting. Sebab cabai adalah salah satu bumbu dasar makanan, sebagai kebutuhan primer manusia.

Menurut Dirjen Dalam Negeri Kemendag Sri Agustian, hasil kajian dampak kenaikan BBM terhadap inflasi mencapai 1,7-2,8 persen pada November. "Namun angka itu secara nasional untuk kebutuhan pokok yang sifatnya volatil," jelas Sri dalam sebuah diskusi terbatas belum lama ini.

Pada kenaikan BBM tahun lalu, lanjut dia, ada tiga komoditi yang terimbas. Hasil industri hanya naik Rp3 ribu rupiah, hasil peternakan Rp4.000-5.000 rupiah, cabai-bawang mengalami kenaikan Rp3.000-18 ribu. Untuk komiditi cabai dan bawang masih ditambah lagi pengaruhi siklus suplai.

"Cabai bisa naik 60 persen. Tahun kemarin juga seperti itu. Di luar masa panen, biasanya dalam tiga bulan harga cabai akan kembali normal dan cenderung turun," jelas Sri.

Pada 2013, kenaikan cabai bahkan lebih tinggi. Karena momentum kenaikan BBM berdekatan dengan puasa dan Lebaran. Jadi terjadi dua kali dorongan harga. Sementara untuk komponen lainnya paling tinggi hanya mengalami kenaikan 10 persen.

"Untuk tahun ini dorongan hanya dari BBM dan faktor musim saja. Di cabai rentan terhadap cuaca ekstrim seperti hujan atau musim panas, sehingga mengganggu suplai," ujar dia.
SUMBER : Okezone.com
sucyresky is offline   Reply With Quote
Sponsored Links