View Single Post
Old 25th November 2014, 12:23 PM   #1
Sek Des
 
Join Date: 26 Apr 2013
Userid: 967
Location: Jakarta, Indonesia
Age: 25
Posts: 570
Real Name: Nana
Likes: 1
Liked 4 Times in 4 Posts
Default Warga Australia Minati Apartemen Milik Raja Properti Kalimantan




Kekurangan (backlog) rumah bukan saja terjadi di Indonesia, tapi juga dialami negara maju Australia.

Negeri Kanguru ini mencatatkan backlog rumah sebesar 50 ribu unit per tahun, sedangkan Indonesia 15 juta unit setiap tahun.

Menurut CEO Crown Group yang bermarkas di Australia, Iwan Sunito, permintaan rumah atau hunian di Australia maupun negara-negara Asia terus meningkat pesat.

Sehingga warga Australia selalu menyerap perumahan atau apartemen yang dibangun para pengembang.

"Australia punya potensi besar, karena mereka kekurangan rumah sebanyak 50 ribu unit atau ekuivalen dengan nilai 50 miliar dolar Australia. Jadi (perumahan) apapun yang di lanching habis terus," kata dia di Jakarta, Senin (24/11/2014).

Pasar properti di negara Asia pun, diakui Pria kelahiran Pangkalan Bun, Kalimantan itu semakin menggeliat. Termasuk Indonesia yang merupakan sasaran empuk para pengembang.

Bayangkan saja, kata dia, penjualan apartemen Sydney by Crown yang di launching di Australia, Singapura dan Indonesia laris manis diserbu masyarakat Australia maupun Indonesia dengan total transaksi penjualan 170 juta dolar Australia atau Rp 1,7 triliun dalam waktu empat jam.

"Kekuatan ekonomi Indonesia sangat luar biasa besar. Apalagi Presiden barunya fokus pada bisnis kecil dan pertumbuhan ekonominya diprediksi berkembang cepat," tegas dia.

Iwan meyakini, Indonesia dapat meningkatkan pendapatan per kapita dari US$ 4.000 menjadi US$ 8.000 dalam waktu tidak terlalu lama.

"Gampang sekali untuk loncat dari pendapatan per kapita US$ 4.000 menjadi US$ 8.000. Sementara Australia yang sebesar 1:50 ribu dolar Australia sudah susah untuk meningkatkannya lagi," cetus Pria yang mengaku sering tinggal kelas itu.



sumber
miss_nha is offline   Reply With Quote
Sponsored Links