View Single Post
Old 29th November 2014, 06:15 PM   #1
Sek Des
 
Join Date: 3 Nov 2014
Userid: 2785
Posts: 234
Likes: 0
Liked 2 Times in 2 Posts
Default Lengguru, Ekspedisi Ilmiah Terbesar Indonesia

Quote:



TEMPO.CO, Jakarta - Tim peneliti gabungan mengungkap biodiversitas dalam ekspedisi di kawasan pesisir dan pegunungan karst Lengguru di Kabupaten Kaimana, Papua Barat. Dalam ekspedisi yang berlangsung dari 17 Oktober hingga 20 November 2014 itu, para peneliti berhasil mengumpulkan data awal keanekaragaman hayati di wilayah yang selama ini jarang didatangi.

Tim ekspedisi itu beranggotakan para peneliti dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Institute of Research for Development (IRD) Prancis, Akademi Perikanan Sorong, Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Kaimana, Universitas Negeri Papua, Universitas Cendrawasih, dan Universitas Musamus. "Wilayah yang kami jelajahi mulai dari kedalaman 100 meter di bawah laut hingga ketinggian 1.000 meter," kata koordinator tim dari LIPI, Gono Semiadi, dalam diskusi di gedung LIPI, Jakarta, 28 November 2014.

Tim peneliti mendata ratusan spesies ikan, krustasea, dan tumbuhan laut di perairan Kaimana. Mereka juga menjelajah wilayah pegunungan Lengguru, termasuk ke Gunung Kumawa, yang sebagian besar terdiri atas batuan karst. Mereka mendata spesies burung, serangga, reptil, dan tumbuhan. Di ketinggian sekitar 800 meter, mereka mendapati sarang burung bowerbird yang dikenal dengan keahliannya merias dan menjaga kebersihan rumahnya. "Dia termasuk spesies endemik Papua dan dikenal sebagai burung perias untuk menarik si betina," kata Gono.

Para peneliti juga menemukan belasan kandidat spesies baru dari kelompok serangga, reptil, dan hewan lunak laut. Gono mengatakan kepastian pengumuman spesies baru itu bergantung pada riset lanjutan dan ketersediaan pakar. "Kalau yang ahli spesies itu banyak, keputusan spesies baru sudah ada dalam setahun. Jika ahlinya sedikit, ya, lebih lama deklarasinya," tuturnya. (Baca juga: Lagi, Ikan Purba Tertangkap di Perairan Sulawesi)

Ekspedisi tersebut melibatkan sekitar 70 peneliti dan teknisi. Mereka menjelajah Lengguru karena hingga saat ini belum ada catatan atau data zoologi ataupun botani tentang wilayah itu. Wilayah Lengguru merupakan rumah bagi ratusan spesies endemik tertua di pulau yang berbentuk seperti burung itu. "Ekspedisi ini merupakan satu proyek ilmiah terbesar di Indonesia," kata Kepala LIPI Iskandar Zulkarnain.

Menurut Gono, kondisi hutan di Lengguru sangat bagus. Tak ada pembukaan lahan untuk perkebunan, hutan produksi, atau pertambangan seperti yang terjadi di wilayah Kalimantan, Sumatera, dan beberapa tempat lain di Papua. "Wilayah ini harus dijaga, terutama dari tekanan perusahaan yang ingin buka kebun sawit dan tambang," kata Gono.
sumber: http://www.tempo.co/read/news/2014/1...esar-Indonesia
agusjember is offline   Reply With Quote
Sponsored Links