View Single Post
Old 29th November 2014, 07:18 PM   #1
KaDes Forumku
 
Join Date: 2 Nov 2014
Userid: 2780
Posts: 711
Likes: 0
Liked 4 Times in 4 Posts
Default Piramida 5000 Tahun SM Terkubur di Gunung Padang


Jakarta – Penelitian sejumlah ahli dari beragam disiplin ilmu di Gunung Padang, Cianjur, Jawa Barat sejak 2010 akhirnya membuahkan hasil. Tempat tersebut merupakan bangunan kuno berbentuk seperti piramida berusia di atas 5000 tahun sebelum masehi (SM) yang terkubur.

“Tanpa ragu lagi bahwa memang ada bangunan yang terkubur di situs megalitikum Gunung Padang,” ujar Ketua Bidang Geologi Tim Terpadu Riset Mandiri (TTRM) Gunung Padang, Dr Danny Hilman saat ditemui di MNC Plaza, Jakarta Pusat, Rabu (26/11/2014).

Penemuan itu terungkap setelah tim melakukan penggalian sedalam 11 meter di lapis ke dua gunung. Lapis kedua tersebut berada di kedalaman sekira 2-3 meter dari puncak. Peneliti menemukan sejumlah bebatuan panjang yang tersusun dan batu alamiah yang terukir dan unik.

“Bersamaan dengan dinding bangunan itu, kami temukan juga banyak sekali artefak, seperti yang kami sebut batu kunjang. Unik sekali geomotrinya. Lebih berat dari batu biasa, ada kandungan logamnya, ada pori-porinya juga,” terangnya.

Batu lain yang ditemukan persis jenis columnar joint, namun bentuknya bengkok. Kondisi tersebut mengindikasi orang yang hidup di masa itu memiliki kemampuan memotong-motong batu, karena bentuk batu columnar joint biasanya lurus memanjang.

“Yang lainnya ada batu lebih besar lagi seperti columnar joint tapi bengkok, sehingga kami yakin betul itu bukan bentukan alamiah tapi sudah dipahat. Artinya pada masa 7000 tahun lalu (5000 tahun SM) itu, orang sudah berkemampuan untuk memotong-motong batu,” jelasnya.

Bebatuan unik lainnya adalah batu di dalam batu. Bentuknya seperti mouse, karena batu yang berada di dalam dapat di putar-putar. Batu unik yang diberi nama rolling stone oleh para peneliti, saat penggalian di kedalaman 11 meter.

“Cangkangnya tebal dan batu di dalamnya bisa diputar-putar, seperti mouse, unik sekali. Kami sedang teliti, apakah itu karena proses pelapukan alamiah atau artefak. Yang uniknya lagi, waktu kita ambil batunya, ternyata itu memperlihatkan ada satu indikasi lorong. Itu yang sangat menarik, kami belum gali lebih jauh,” pungkasnya. (Okezone.com).
supry is offline   Reply With Quote
Sponsored Links