View Single Post
Old 30th November 2014, 08:35 AM   #1
Wakil Camat
 
Join Date: 31 Oct 2014
Userid: 2758
Location: SmovieX.com | Tempat nonton dan download Film | Sering-sering berkunjung yah!
Posts: 3,641
Likes: 41
Liked 5 Times in 5 Posts
Default Swastanisasi Pengolahan Sampah di Medan Terganjal

Quote:
MEDAN - Persoalan sampah kini menjadi salah satu persoalan pelik bagi Kota Medan. Potensi gangguan lingkugan dan kesehatan pun semakin besar akibat persoalan sampah tersebut.

Sebagai kota ketiga terbesar di Indonesia, Kota Medan memproduksi sekitar 1.275 ton sampah setiap hariya. Bahkan sekitar 520 ton sampah tak bisa diangkut dan dibiarkan berserakan di jalan serta tempat penampungan sampah, karena minimnya sarana pengangkut yang dimiliki pemerintah.

Pemecahan atas masalah itu sebenarnya dapat dilakukan dengan menyerahkan pengelolaan sampah kepada swasta (swastanisasi). Apalagi sampah kini adalah komoditi yang memiliki nilai ekonomis tinggi, jika dikelola dan dimanfaatkan dengan baik.

Ketua DPC Asosiasi Penyelenggara Konstruksi Nasional (Aspeknas) Kota Medan, Gerald Siahaan mengatakan, sudah saatnya pemerintah melibatkan pihak swasta dalam pengelolaan sampah. Bukan hanya karena keterbatasan anggaran yang dimiliki pemerintah, tapi juga untuk memberdayakan pengusaha-pengusaha lokal.

“Kita siap untuk dilibatkan. Dari sisi kapasitas dan kompetensi kita cukup mampu. Dari 80 perusahaan anggota kita saat ini, ada sekitar 30 perusahaan yang memiliki kapasitas untuk mengerjakan proyek pengelolaan sampah tersebut. Tinggal bagaimana pemerintah saja,”ujar Gerald di sela-sela pelantikan pengurus Aspeknas Kota Medan, di Hotel Grand Aston, Medan, Sabtu (29/11/2014).

Gerald mengatakan, selama ini pemerintah kota Medan dibawah kepemimpinan Walikota Dzulmi Eldin, sebenarnya sudah memiliki kemauan untuk menswastanisai pengelolaan sampah ini. Namun kemauan itu masih terganjal dengan adanya perjanjian pemerintah kota dengan PT Agro Mulia Abadi.

Namun sampai saat ini kerjasama tersebut belum terealisasi, dan masa waktu perjanjian belum habis. Di mana perjanjian itu dibuat di masa kepemimpinan Rahudman Harahap, Wali Kkota Medan sebelumnya.

“Pemerintah masih terikat perjanjian dengan pihak lain terkait pengelolaan sampah itu. Sehingga swastanisasi pengelolaan sampah ini masih terganjal hingga hari ini. Padahal di deaerah lain, hal serupa sudah dilakukan, dan kita dari pengusaha lokal mampu melakukan hal itu,”ungkap Gerald.

Sementara itu, Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin mengatakan, akan sesegera mungkin merevisi ketentuan pengelolaan sampah yang ada. Sehingga swastanisasi pengelolaan sampah dapat segera dilakukan, dan sampah-sampah tersebut, dapat berkontribusi pada pembangunan daerah.

“Kita sedang upayakan. Nanti kita harapkan pengelolaan oleh swasta ini meliputi hulu hingga hilir. Mulai dari pengangkatan hingga pengelolaan yang bisa menghasilkan, khususnya menghasilkan energi. Sejumlah perusahaan dari negara tentangga sudah menyatakan keinginannya untuk berinvestasi di sektor sampah ini. Tapi kita pastinya akan mengutamakan pengusaha lokal,” tukas Eldin.
SUMBER : Okezone.com
sucyresky is offline   Reply With Quote
Sponsored Links