View Single Post
Old 30th November 2014, 03:41 PM   #1
Sek Des
 
Join Date: 30 Oct 2014
Userid: 2753
Posts: 301
Likes: 0
Liked 2 Times in 2 Posts
Default Ide Membuat Bus Listrik ITS Berawal dari Ngobrol di Kantin



Quote:
SURABAYA - Bus listrik Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) dibuat melibatkan 54 orang, terdiri dari 40 mahasiswa, tujuh dosen, dan tujuh mekanik. Hasilnya, bus bertenaga listrik itu bisa diluncurkan beberapa hari lalu oleh Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini.

Selain bisa di-charge menggunakan listrik standar, tenaga bus tersebut juga didapat dari solar panel.

Menurut Ketua Tim Pengembangan Mobil Listrik ITS, Muhammad Nur Yuniarto, ide membuat bus listrik bermula dari obrolan pada Juli 2014 di kantin ITS. Saat itu, dia dan beberapa alumni membicarakan perkembangan dunia automotif berkaitan dengan ITS.

“Pada waktu itu memang ngobrol-ngobrol selepas sahur. Kami memetakan ITS sudah membuat beberapa mobil listrik kemudian tercetus ide untuk membuat alat transportasi listrik. Niat awalnya, alat transportasi itu digunakan di internal kampus ITS,” jelas Yuniarto saat ditemui Okezone di Bengkel Otomasi Teknik Mesin ITS beberapa waktu lalu.

Dari obrolan itulah dibentuk tim hingga pada September 2014 pengerjaan dimulai. Beberapa bahan pembuat bus listrik didatangkan dari dalam negeri, seperti bodi, chassis, dan lainnya. Sementara baterei dan motor listrik didatangkan dari China.

“Sebelum pembuatan enggak ada riset apa pun. Istilahnya bondo nekat saja. Kebetulan kan sudah pernah membuat mobil listrik jadi tinggal mengubah fungsi dan kapasitasnya saja,” jelasnya.

Setelah dilakukan beberapa kali uji coba, pada Senin 24 November 2014, bus tersebut diluncurkan. Bus listrik ini mampu melaju dengan kecepatan makismal 50 km/jam. Semburan tenaganya 30 kW atau setara 40 horse power (HP). Bus Listrik ini mampu mengangkut 26 penumpang dan pengemudi.

“Saat uji coba memang terjadi minor trouble, misalnya sporing ban yang kurang baik. Selanjutnya akan ada penyempurnaan. Mobil ini mampu menempuh jarak 160 dalam kondisi baterai terisi penuh. Untuk pengisian baterei mulai nol hingga 100 persen membutuhkan waktu sembilan jam,” tukasnya.
(ton)
http://news.okezone.com/read/2014/11...brol-di-kantin
akiyamashinichi is offline   Reply With Quote
Sponsored Links