View Single Post
Old 1st December 2014, 04:19 PM   #1
Sek Des
 
Join Date: 3 Nov 2014
Userid: 2785
Posts: 234
Likes: 0
Liked 2 Times in 2 Posts
Default Kucurkan Rp 1,4 Miliar, Pemerintah Siapkan Tenaga Pendamping Desa


JAKARTA – Pemerintah terus mematangkan rencana pengembangan desa dengan menggunakan dana alokasi desa Rp 1,4 miliar. Salah satunya, menyiapkan tenaga profesional sebagai pendamping desa. Profesi itu bakal menjadi poin penting untuk menentukan program kerja di setiap desa.

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Marwan Jafar mengatakan, pendamping desa bisa menjadi gerakan sosial yang memiliki gaung besar untuk mendorong tumbuhnya kemandirian desa. Sebab, dana Rp 1,4 miliar membutuhkan pengelolaan yang tepat dan tidak melanggar hukum.

”Tenaga pendamping desa turut menentukan sukses atau tidaknya pembangunan dan pemberdayaan desa seperti diamanatkan oleh Undang-Undang Desa Nomor 6 Tahun 2014,” kata Marwan dalam acara Semiloka Nasional Revitalisasi Peran Pendamping Desa Menuju Desa Kuat dan Mandiri (AFPM IPPMI HAPMI), di Asrama Haji Donohudan, Solo, Minggu (30/11).

Peran pendamping itu tidak hanya memberdayakan kelembagaan dan aparatur desa. Namun, juga ikut merencanakan program yang aspiratif sesuai dengan kebutuhan masyarakat desa.

Karena itu, lanjut dia, kemampuan pendamping sebagai pengorganisasi masyarakat merupakan sebuah prasyarat yang mutlak. Menurutnya, tenaga kerja pendamping desa harus meningkatkan kompetensi untuk menjadi lebih profesional.

”Saat ini kan terdapat tenaga pendamping PNPM MPd/program sejenis yang mempunyai keahlian tentang pembangunan desa. Jumlah tenaga tersebut lebih 16 ribu tenaga fasilitator atau pendamping profesional,” imbuhnya.

Dia menambahkan, selama ini sebenarnya ada beberapa program yang sudah mendukung pemberdayaan desa. Misalnya, program PNPM Mandiri Perdesaan dan pembangunan ke desa yang telah menumbuhkan aset ekonomi desa.

”Aset tersebut ada dalam bentuk usaha ekonomi produktif (UEP) dan kelompok simpan pinjam perempuan (SPP) dengan nilai lebih dari Rp 10,9 triliun. Aset-aset tersebut tersebar di lokasi perdesaan yang jumlahnya ratusan ribu kegiatan,” terangnya.

sumber: http://www.jawapos.com/baca/artikel/...endamping-Desa
agusjember is offline   Reply With Quote
Sponsored Links