View Single Post
Old 30th December 2014, 09:51 AM   #1
Wk. RT
 
Join Date: 13 Nov 2014
Userid: 2859
Posts: 55
Likes: 0
Liked 0 Times in 0 Posts
Default 7 Kesalahan saat Pengajuan KPR Rumah


Banyak orang tidak berhasil ajukan credit pemilikan rumah (KPR lantaran kelalaian hingga melakukan kesalahan saat proses pengajuan KPR.

Paling tidak, ada tujuh kekeliruan yang amat fatal sering dilakukan oleh kebanyakan orang dalam mengajukan KPR rumah. Supaya kesalahan itu tak berlangsung pada Anda disaat Anda mengajukan Kredit pemilikan rumah, maka Anda wajib membaca ulasan dibawah ini:

7 Kesalahan Fatal Waktu Mengajukan KPR Rumah

1. Rata-rata pemohon KPR cuma ajukan utang ke satu bank saja. Saat bank tak menyepakati, jadi kemungkinan pemohon bakal sedih serta stres. Anjurannya yaitu kemukakan credit minimum keempat bank sekalian (semakin banyak semakin bagus. Hal semacam ini bakal bermanfaat saat salah satu bank menampik, masih tetap ada kemungkinan di tiga bank yang lain. Diluar itu, ajukan permintaan ke banyak bank tunjukkan bahwa Anda serius mau meminjam duit dengan cepat.

2. Dengan cara psikologis, orang takut berhutang atau mau meminjam duit dengan nilai paling kecil dengan saat paling pendek. Sesungguhnya, bila dihitung kembali, periode waktu pengembalian duit lebih panjang bakal memudahkan pemohon credit lantaran bandrol harga property di pastikan selalu naik, sedang cost angsuran tak beralih

3. Umumnya orang meminjam duit saat dalam keadaan tak mempunyai duit. Orang berasumsi bila berutang bakal bikin usaha alami penurunan, hingga baru berhutang sesudah usahanya jatuh. Sialnya, bank cuma memberi utang pada orang yang mempunyai duit. Hal semacam itu lantaran orang itu pasti dapat membayar angsuran hutangnya.

4. Umumnya orang menabung sesudah dikurangi pengeluaran hingga tabungan tergantung dari besaran pengeluaran yang berlainan per bulannya. Langkah ini kurang pas, lantaran bank lihat nilai kontan yang dihasilkan tiap-tiap bulannya, bukanlah lihat jumlah pengeluaran kita. Dengan selalu lakukan rutinitas itu, jadi bakal kurangi penilaian bank pada diri Anda sendiri.

5. Anda mungkin saja berasumsi membayar tunai tambah baik dari pada berhutang. Saat tabungan cukup baru beli rumah. Ini tak seutuhnya salah. Tetapi, saat tabungan telah di rasa cukup, sesaat bandrol harga property selalu naik, pada akhirnya terus tak dapat terbeli.

6. Terkadang orang berasumsi, bahwa bank juga sebagai musuh , bukanlah partner. Alhasil, orang bakal bergelut pada kepercayaan bahwa bank juga sebagai organisasi jahat atau rentenir, serta stigma jelek yang lain. Stigma negatif ini tak baik diteruskan apabila pada akhirnya Anda mesti berhutang pada bank.

7. Kesalahan paling akhir yaitu Anda berasumsi meminjam duit di bank mesti mempunyai koneksi atau orang yang di kenal. Walau sebenarnya, bank mempunyai mekanisme yang terbuka luas serta umum untuk siapapun.

Nah, setelah dijelaskan ketujuh kesalahan diatas, Anda wajib mencatatnya agar Anda berhasil mengajukan permohonan rumah KPR. Jangan lakukan 7 Kesalahan Pengajuan KPR di atas ya.

Sumber: http://videoproperti.com/7-kesalahan...uan-kpr-rumah/
surya93 is offline   Reply With Quote
Sponsored Links