View Single Post
Old 1st January 2015, 10:46 AM   #1
KaDes Forumku
 
Join Date: 20 Nov 2014
Userid: 2900
Posts: 1,236
Likes: 0
Liked 1 Time in 1 Post
Default Ikuti Hobi Ayah, Petenis Cilik Rifqy Sukma Ramadhan Bersinar di Australia


Jakarta - Prestasi besar didapatkan Rifqy Sukma Ramadhan. Petenis kelahiran Bogor 28 Agustus 2002 itu meraih gelar juara dua turnamen junior beruntun di Australia.

Rifqy mendapatkan titel di WA Junior Grasscourt Championship pada seri Perth di pekan ketiga Desember. Setelahnya dia menahbiskan diri sebagai jawara di seri Mount Lawley pada 31 Desember.

Ajang WA Junior Grasscourt Championship sendiri merupakan turnamen tenis junior level perak yang jadi kasta ketiga Negeri Kanguru, di bawah Platinum dan Gold.

Kesempatan itu didapatkan Rifqy sebagai beasiswa dari Harum Energy Sportama sebagai apresiasi prestasi di level nasional. Rifqy adalah petenis peringkat satu di kelompuk umur 12 tahun.

Menurut sang ayah, Sumiarsa, perkenalan Rifqy dengan tenis dimulai sejak 2011. Kebetulan Sumiarsa hobi main tenis bersama rekan sekantor, di Arindo Pasific Chemical.

"Awalnya ikut main-main, terus mengikuti tunamen junior. Lumayan ada prestasinya," kata Sumiarsa.

Baru tiga tahun berlatih, bungsu dua bersaudara tersebut bisa bersaing dengan para petenis nasional. Bahkan kini dia menjadi yang terbaik di U-12
Selain didampingi sang ayah, Rifqy dibesut kakak kandungnya, Rizal Sukma Triansah, yang juga seorang psikolog olahraga.

Mantan pengurus PP Pelti Ferry Raturandang pun memuji bakat yang dimiliki Rifqy. Tapi, ada peringatan yang diberikan Fery untuk si petenis.

"Saya akui bakatnya bagus. Orang tuanya juga mendukung dengan bagus. tapi saya ingatkan prestasi petenis di usia 10 atau 12 tahun itu belum bisa jadi gambaran prestasi mereka di kelompok senior," kata Ferry.

"Penyebabnya, justru karena ada penanganan yang salah kepada si anak. Petenis-petenis di usia junior ini sering dipaksa untuk menjalani latihan seperti petenis dewasa. Jangan dikarbit. Jangan terlalu cepat matang. Biarkan mereka tumbuh sesuai dengan usianya."

"Sayang kalau ada bakat, tapi justru tak bisa berkembang karena kesalahan penanganan," ucap Ferry.

sumber http://sport.detik.com/read/2014/12/...r-di-australia
agung209 is offline   Reply With Quote
Sponsored Links