View Single Post
Old 2nd January 2015, 08:35 AM   #1
KaDes Forumku
 
Join Date: 2 Nov 2014
Userid: 2780
Posts: 711
Likes: 0
Liked 4 Times in 4 Posts
Default Mengenal Armada Laut Tiongkok Si Naga Laut Dari Timur


Korvet seri 056
Korvet seri 056 mungkin bukanlah korvet yang bersenjata paling lengkap, tetapi korvet ini salah satu korvet yang paling banyak diproduksi. Setidaknya 23 korvet seri 056 telah dibangun, dengan sepuluh yang dibangun pada tahun 2014. Total kapal yang dibuat termasuk semua korvet dengan berbagai varian bisa lebih dari lima puluh yang akan selesai pada tahun 2018.

Korvet seri 056 adalah jawaban Tiongkok untuk kebutuhan Littoral Combat Ship. Dibangun untuk menggantikan kapal patroli pantai dan pemburu kapal selam yang sudah tua, korvet kemungkinan akan berpatroli di garis pantai Tiongkok yang berpotensi bermusuhan dengan tetangganya seperti Vietnam dan memperkuat kehadiran angkatan laut Tiongkok di perairan Laut Cina Selatan terutama di dekat Spratly dan Kepulauan Paracel.

Shenyang J-15, juga dikenal sebagai Flying Shark, adalah sebuah pesawat tempur carrier based yang dikembangkan oleh Shenyang Aircraft Corporation dan Institut 601 sebagai pesawat tempur berbasis kapal induk masa depan Angkatan Bersejata Tiongkok. Tiongkok awalnya ingin membeli pesawat Su-33 yang bermesin ganda,dan berkemampuan multiperan turunan dari Su-27 Flanker. Su-33 saat ini beroperasi di kapal induk Rusia Admiral Kuznetsov. Rusia dikabarkan menolak untuk menjual Su-33 setelah mengetahui Tiongkok telah menghasilkan pesawat J-11B,pesawat tiruan dari Su-27. J-15 yang memiliki desain dasar dari Su-27 Rusia, tetapi di dalamnya ditanamkan radar AESA ala Tiongkok, avionik, infrared search and track system dan mesin buatan dalam negeri. J-15 menggunakan mesin kembar WS-10 afterburning turbofan, sama dengan yang digunakan pada pesawat tempur J-10.

J-15 seharusnya mampu membawa beban dua belas ton senjata. Sayangnya keterbatasan desain Liaoning yang membatasi efektivitas J-15 itu. Kurangnya ketapel pesawat yang berarti ski jump harus dipasang sebagai gantinya. Sky jump sebenarnya tidak efektif sebagai pengganti ketapel dan diduga J-15 tidak bisa lepas landas dengan beban senjata lebih dari dua ton ketika bahan bakar penuh. Ini adalah masalah yang buruk dan diperparah oleh kenyataan bahwa, tidak seperti pesawat di kapal induk AS, pesawat di kapal induk Tiongkok saat ini tidak memiliki kemampuan pengisian bahan bakar di udara.,Menurut Janes dan sumber Internet Tiongkok, kelak akan ada tiga varian pesawat yang terdiri dariesawat pembom tempur standar, pesawat latih dan pesawat perang elektronik meniru pesawat AS FA-18G Growler. Pada Oktober 2014, hanya ada 11 pesawat J-15 yang beroperasi, jumlah yang terlalu kecil bagi sebuah kapal induk.
supry is offline   Reply With Quote
Sponsored Links