View Single Post
Old 6th January 2015, 09:42 AM   #1
Wakil Camat
 
Join Date: 31 Oct 2014
Userid: 2758
Location: SmovieX.com | Tempat nonton dan download Film | Sering-sering berkunjung yah!
Posts: 3,641
Likes: 41
Liked 5 Times in 5 Posts
Default TDL Naik, Dunia Usaha Terkoreksi Sedikit

Quote:
JAKARTA – PT PLN (persero) kembali melakukan penyesuaian tarif tenaga listrik (Tarif Adjustment) baru yang mulai berlaku pada Januari 2015. Penyesuaian tersebut juga berlaku untuk penetapan biaya pemakaian baru baik untuk pengguna regular atau pun prabayar.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Perindustrian (Menperin) Saleh Husin mengatakan, dengan kenaikan tarif tentu akan mempengaruhi dunia usaha. Terutama bagi industri kecil yang paling terkena dampak.

“Tentunya akan ada sedikit koreksi daripada dunia usaha, dalam hal ini industri kecil. Tapi pasti dunia usaha punya hitung-hitungan bagaimana cari jalan keluarnya,” katanya kepada Okezone.


Saleh menambahkan, bahwa pihaknya akan membantu industri kecil yang terkena dampak tersebut agar tetap bisa beroperasi meskipun ada kenaikan terhadap tarif. Selain itu, pihaknya juga akan melakukan koordinasi dengan kementerian lainnya.

“Untuk itu, kita juga terus membantu agar mereka jangan sampai enggak bisa beroperasi akibat kenaikan TDL. Kita juga akan minta teman-teman dari lintas kementerian untuk membantu,” jelasnya.

Sebagai informasi, PLN memberlakukan tarif baru mulai Januari 2015 dengan alasan karena fluktuatif harga minyak dan rupiah. Golongan tarif Rumah Tangga (R)-1/TR dengan batas daya 1.300 VA, mengalami kenaikan dari Rp1.214 per kWh menjadi Rp1.496,05 per kWh. Sementara golongan tarif R-1/TR dengan batas daya 2.200 VA, mengalami kenaikan dari Rp1.224 per kWh menjadi Rp1.496,05 per kWh.

Untuk golongan R-2/TR, dengan batas daya 3.500 sampai 5.500 VA, dipatok sebesar Rp1.496,05 per kWh dan golongan R-3/TR dengan daya di atas 6.600 VA mengalami kenaikan dari Rp1.279 per kWh menjadi Rp1.496,05 per kWh.

B-2/TR dengan daya antara 6.600 VA sampai dengan 200 kVA baik reguler maupun prabayar ditetapkan biaya pemakaian dan biaya sebesar Rp1.496,05 per kWh.

Golongan tarif R-1/TR (dengan batas daya 1.300 VA, 2.200 VA), R-2/TR (dengan batas daya) 3.500 sampai 5.500 VA, R-3/TR dengan daya di atas 6.600 VA dan B-2/TR dengan daya antara 6.600 VA sampai dengan 200 kVA baik reguler maupun prabayar ditetapkan biaya pemakaian dan biaya sebesar Rp1.496,05 per kWh.

Untuk Golongan B-3/TM dengan daya di atas 200 kVA ditetapkan sebesar Rp1.077,18 per kWH dan Rp1.159,30 per kVarh. Beban pemakaian tersebut sama dengan golongan I-3/TM dengan daya diatas 200 kVA.

Sementara untuk golongan I-4/TT dengan daya 30.000 kVA ke atas biaya pemakaian dikenakan Rp1.011,99 per kWh. Golongan P-1/TR dengan golongan 6.000 VA sampai dengan 200 kVA biaya pemakaian baik reguler maupun prabayar ditetapkan sebesar Rp1.496,05 per kWh.

Kemudian golongan P-2/TM daya diatas 200 kVA biaya ditetapkan sebesar Rp1.077,18 per kWh dan Rp1.159,30 per kVArh. Untuk Golongan P-3/TR biaya beban yang dikenakan sebesar Rp1.496,05 dan golongan L/TR, TM, TT dikenakan biaya Rp1.574,57 per kWh baik untuk reguler maupun prabayar.
SUMBER : Okezone.com
sucyresky is offline   Reply With Quote
Sponsored Links