View Single Post
Old 7th January 2015, 07:49 AM   #1
KaDes Forumku
 
Join Date: 2 Nov 2014
Userid: 2780
Posts: 711
Likes: 0
Liked 4 Times in 4 Posts
Default Ujicoba pertama kapal selam serang nuklir India


New Delhi: Kapal selam berkemampuan serang nuklir pertama India, INS Arihant mulai uji coba laut yang melibatkan personil angkatan laut dan ilmuwan India, 15/12/2014.

Kapal selam berbobot 6.000 ton ini, dilengkapi reaktor air bertekanan 80MW yang dirancang dan dibangun di India. Kapal ini berlayar keluar dari galangan Kapal Angkatan Laut di Visakhapatnam.

Sehari setelah ujicoba pejabat india Parikkar menegaskan, pembangunan ini sebagai “tonggak” bersejarah untuk menandai Vijay Diwas (Hari Kemenangan).

Dalam ujicoba laut ini Angkatan Udara Angkatan Laut dan India (IAF) mengerahkan masing jet tempur Mig 29Ks dan SU 30 di sekitar pelabuhan, sementara pesawat pengawasan maritim Boeing P-8I dan pesawat tempur dari pangkalan angkatan laut di Arakkonam membersihkan potensi ancaman di daerah ujicoba.

Senelumnya para awak kapal selam berkemampuan nuklir ini telah dilatih dan berpengalaman di mengoperasikan INS Chakra, kapal selam bertenaga nuklir India (tapi tidak serangan nuklir) yang disediakan oleh Rusia.

India berencana untuk memiliki armada lima kapal selam kelas Arihant SSBN untuk melengkapi triad nuklir mereka sebagai deteren. India memiliki doktrin “No First Use (NFU) untuk senjata nuklir, tapi apabila diserang, maka akan ada pembalasan besar-besaran terhadap musuh.

INS Arihant seharusnya keluar ke laut untuk percobaan pada semester awal 2014, namun karena kompleksitas sistem, pemeriksaan kapal dilakukan berkali-kali. Pada bulan Maret sempat terjadi kecelakaan kecil di pelabuhan, dan meskipun tidak berhubungan dengan kapal selam, namun hal itu dianggap sebagai masukan untuk pemeriksaan ulang segala sesuatunya.

Kepala DRDO Dr Avinash Chander mengatakan bahwa “rudal nuklir dan sistem tempur lainnya untuk INS Arihant telah siap karena pembangunan paralel, dan sebagai percobaan, mereka akan dipasang dan diuji satu per satu “.

India juga memiliki kebijakan No Nuclear Test setelah eksperimen mereka tahun 1998, dan untuk itu, ketika senjata onboard ditembakkan dari bawah air, mereka akan memiliki hulu ledak dummy.

Perlu diingat bahwa Rusia, sejauh ini telah meminjamkan dua kapal selam bertenaga nuklir (SSN) ke India – INS Chakra pada 1980-an – telah membantu dalam membangun reaktor nuklir miniatur untuk INS Arihant. Namun, reaktor INS Arihant dianggap sedikit kurang bertenaga, dan kapal berikutnya harus memiliki reaktor yang lebih kuat naik ke 100 mw.

Meskipun demikian, kontribusi Rusia telah diakui oleh pemerintah India berulang kali. Rusia juga membantu dalam membangun pangkalan angkatan laut di Visakhapatnam, dan bagian Mess dari pangkalan itu diberi nama Kremlin, sebagai sejarah bagi keterlibatan Rusia. (defencereviewasia.com).
supry is offline   Reply With Quote
Sponsored Links