View Single Post
Old 13th January 2015, 07:26 AM   #1
KaDes Forumku
 
Join Date: 2 Nov 2014
Userid: 2780
Posts: 711
Likes: 0
Liked 4 Times in 4 Posts
Default India Luncurkan Kapal Induk INS Vikrant



Setelah mengumumkan siap menguji coba kapal selam berbahan bakar nuklir pertamanya di laut terbuka, India meluncurkan kapal induk pertama buatan dalam negeri, Senin (12/8). Peluncuran kapal induk seharga Rp 50 triliun ini, menjadi peristiwa besar sekaligus unjuk eksistensi India di tengah pengaruh Cina di kawasan yang kian menguat.

Kapal Induk INS Vikrant dengan bobot 40.000 ton, menjalani uji coba intensif hingga 2016 sebelum resmi dimasukkan ke armada Angkatan Laut India pada 2018. Saat INS Vikrant beroperasi penuh tahun 2018, India akan menjadi negara kelima yang telah merancang dan membangun kapal induk sendiri, bergabung dengan klub elite meliputi: Inggris, Perancis, Rusia dan Amerika Serikat.

INS Vikrant nantinya akan memiliki panjang 260 meter dan lebar 60 meter. Proses pembuatan kapal mulai dari desain hingga penyelesaian tahap akhir, dikerjakan di dalam negeri dengan bahan besi kualitas tinggi yang diproduksi perusahaan milik negara. Peluncuran hari Senin menandai selesainya tahap pertama pembuatan INS Vikrant. Kapal ini akan kembali masuk galalangan untuk menjadi proses penyelesaian.

“Ini sebuah tonggak sejarah yang luar biasa,” kata Menteri Pertahanan India AK Antony saat berdiri di depan lambung raksasa INS Vikrant pada upacara di kota Kochi di India Selatan. “Ini hanya menandai langkah pertama dalam perjalanan panjang, tetapi pada saat yang sama ini merupakan langkah penting.”

INS Vikrant akan dilengkapi persenjataan dan mesin dan kemudian diuji selama empat tahun ke depan. Hal ini merupakan kemajuan besar bagi sebuah negara yang bersaing untuk merebut pengaruh di Asia, kata para analis. “Kapal Induk INS Vikrant akan dikerahkan ke wilayah Samudra Hindia di mana kepentingan komersial dan ekonomi dunia menyatu. Kemampuan India sangat mirip dengan China,” kata Rahul Bedi, ahli pertahanan untuk IHS Jane’s Defence Weekly, kepada kantor berita AFP.
supry is offline   Reply With Quote
Sponsored Links