View Single Post
Old 19th January 2015, 07:18 AM   #1
Wakil Camat
 
Join Date: 31 Oct 2014
Userid: 2758
Location: SmovieX.com | Tempat nonton dan download Film | Sering-sering berkunjung yah!
Posts: 3,641
Likes: 41
Liked 5 Times in 5 Posts
Default BBM Belum Turun, Penumpang Angkutan Umum Bayar Seenaknya

Quote:
DEPOK - Pengumuman harga Bahan Bakar Minyak (BBM) oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) ternyata menimbulkan keributan di antara penumpang dan sopir angkutan kota. Sebab harga BBM baru akan turun pada Senin 19 Januari 2015, namun sudah diumumkan sejak Jumat kemarin.

Jeda waktu tersebut membuat penumpang ribut dengan sopir angkot saat membayar ongkos. Apalagi penurunan harga BBM kali ini merupakan yang kedua sejak terakhir naik di angka Rp8.500 per liter untuk premium.

Agus (47) salah satu sopir angkot D07 jurusan Terminal Depok Citayam mengatakan, akibat penurunan harga BBM tarif angkot menjadi turun rata-rata Rp1.000 tergantung jarak.


"Harusnya Rp6.000 tapi penumpang jadi bayar Rp5.500 atau ada yang Rp5.000. Bensin belum turun tapi penumpang bayar seenaknya, tekor dong," tukasnya di Depok, Minggu (18/1/2015).

Penumpang warga Cipayung, Tatik mengaku kesal dengan sikap sopir angkot yang belum juga menurunkan tarif sejak pengumuman pertama oleh pemerintah. Penumpang menilai, sopir angkot selalu berdalih harga suku cadang juga melambung.

"Kan sudah turun Rp7.600 terus mau turun lagi Senin ini. Harus turunin harga dong. Masa kalau naik jam 00.00, besoknya kita langsung ditagih duit ongkos naik, tapi kalau BBM turun tidak langsung turun juga ongkosnya. Enak saja begitu," tukasnya.

Sementara itu Organisasi Angkutan Darat (Organda) berjanji akan menempelkan revisi penurunan tarif sebesar Rp500 di kaca - kaca angkot pada Senin 19 Januari. Namun Organda tidak bisa menurunkan ongkos lebih dari Rp500 dengan alasan harga suku cadang dan bahan pokok masih tinggi.
SUMBER : Okezone.com
sucyresky is offline   Reply With Quote
Sponsored Links