View Single Post
Old 5th February 2015, 08:44 AM   #1
Wakil Camat
 
Join Date: 31 Oct 2014
Userid: 2758
Location: SmovieX.com | Tempat nonton dan download Film | Sering-sering berkunjung yah!
Posts: 3,641
Likes: 41
Liked 5 Times in 5 Posts
Default Kadin & Apindo Sebut Target Pajak Pemerintah Ngawur!

Quote:
JAKARTA - Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) dan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) satu suara soal kenaikan target penerimaan pajak sebesar 40,3 persen yang ditetapkan pemerintah. Dua institusi tersebut menilai target pajak tidak masuk akal.
Ketua Umum Apindo Haryadi Sukamdani mengatakan target yang ditetapkan oleh pemerintah tersebut terlalu tinggi. "Kenaikan target pajak ini luar biasa tinggi. Bayangkan kenaikannya mencapai 40,3 persen dari Rp 1.058, triliun menjadi Rp 1.484,6 triliun, ini kan sudah ngawur," katanya saat ditemui di Menara Kadin, Jakarta, Rabu (4/2/2015).

Lebih lanjut dia menjelaskan, target tersebut sangat tidak realistis dalam situasi seperti sekarang. Pasalnya, saat ini masih terjadi pelambatan pertumbuhan ekonomi di beberapa sektor industri seperti batu bara dan kelapa sawit. "Sektor itu mengalami penurunan harga yang signifikan," tambah dia.

Selain itu, Haryadi berpendapat sektor properti juga mulai stagnan, dan sektor ritel juga mulai menurun. Sedangkan sektor perhotelan dan pariwisata, tingkat huniannya mengalami penurunan secara drastis, dan beberapa sektor lain juga menunjukkan gejala penurunan kinerja.

"Ini sangat tidak realistis karena saat ini dunia usaha tidak banyak mengalami pertumbuhan. Pertumbuhan ekonomi tahun lalu hanya 5,1 persen. Kenaikan Rp 400 triliun itu akan ditutup dari mana? Ini bukan menyebabkan pertumbuhan ekonomi tapi akan terjadi adanya distorsi ekonomi," tukasnya.

Seperti diketahui, pemerintah telah menetapkan target penerimaan pajak, bea dan cukai 2015 sebesar Rp 1.484,6 triliun yang terdiri dari pajak non-migas Rp 1.244,7 triliun, bea dan cukai Rp 188 triliun, dan PPh migas Rp 55,5 triliun. Target ini meningkat 40,3 persen dari realisasi penerimaan 2014 yang sebesar Rp 1.058,3 triliun.

Sebelumnya, Ketua Umum Kadin, Suryo Bambang Sulisto, mengatakan pemerintah tidak boleh blunder dengan menetapkan tarif pajak yang tinggi. Menurut dia, dengan tingginya pajak bisa membuat dunia usaha tiarap.
SUMBER : Okezone.com
sucyresky is offline   Reply With Quote
Sponsored Links