View Single Post
Old 5th February 2015, 04:38 PM   #1
KaDes Forumku
 
Join Date: 20 Nov 2014
Userid: 2900
Posts: 1,236
Likes: 0
Liked 1 Time in 1 Post
Default Sponsor Diharap Juga Perhatikan Cabang Olahraga Unggulan

Quote:

Peresmian MILO Football Championship, Rabu (4/2/2015). Dari kiri ke kanan, Prawitya Soemadijo dan Rashid Qureshi (Nestle), Djoko Pekik Irianto (Kemenpora) dan Ahmad Bustomi (timnas)
JAKARTA, KOMPAS.com Deputi IV Bidang Peningkatan Prestasi dan Olahraga Kemenpora Djoko Pekik Irianto berharap para sponsor juga tertarik untuk mendukung cabang olahraga yang berpotensi mendulang prestasi hingga tingkat olimpiade.

Menurut Djoko Pekik, ada beberapa cabang yang menjadi prioritas menuai medali di tingkat olimpiade maupun tingkat regional, seperti Asian Games dan SEA Games. "Untuk yang tingkat olimpiade, kita masih mengandalkan bulu tangkis, angkat besi, dan panahan," kata Djoko Pekik saat mewakili Menpora memberi sambutan pada peresmian MILO Football Championship, Rabu (4/2/2015).

Ketiga cabang ini juga masih menjadi andalan di tingkat Asian Games ditambah cabang lain, seperti renang dan tenis untuk tingkat Asia Tenggara.

Turnamen MILO Football Championship merupakan turnamen yang akan diikuti kesebelasan untuk para pemain tingkat sekolah dasar di bawah usia 14 tahun.

Turnamen ini akan dilaksanakan di tiga kota di Indonesia, yaitu Jakarta (7-8 Februari), Medan (21-22 Februari), dan Makassar (28-29 Maret). Sebanyak 1.300 peserta yang berasal dari 32 sekolah di masing-masing kota akan bersaingan dengan sistem setengah kompetisi.

Menurut Presiden Director PT Nestle Rashid Qureshi, ajang ini merupakan sumbangsih Nestle melalui MILO untuk pengembangan olahraga Indonesia. "Melalui programnya, Nestle MILO akan mengunjungi 25 kota di 16 provinsi dan akan melibatkan lebih dari 28.500 siswa sekolah. Kami telah menjalankannya melalui bulu tangkis. Kini melalui MILO Football Championship, kami berharap dapat melahirkan bibit sepak bola melalui sekolah," kata Qureshi yang baru memulai tugasnya di Indonesia.

Prawitya Soemadijo mengakui pihaknya ingin memperluas peminat sepak bola dengan melibatkan siswa sekolah dasar. "Selama ini kompetisi hanya untuk sekolah sepak bola (SSB) atau antarklub. Kami ingin memberi kesempatan bagi anak usia sekolah ikut berkompetisi. Inilah usia yang baik buat anak-anak mengenal olahraga sehingga mereka dapat belajar nilai-nilai penting dalam kehidupan, seperti semangat pantang menyerah, sportivitas, percaya diri, dan kerja sama tim."

MILO School Championship diikuti lebih dari 1.300 peserta yang berasal dari 32 sekolah di masing-masing kota. Sesuai regulasi FIFA, 32 sekolah akan bertanding dengan sistem setengah kompetisi untuk menentukan siapa yang lolos ke babak berikutnya.

Acara konferensi pers dihadiri juga oleh pemain sepak bola nasional, Ahmad Bustomi, serta pelatih usia sekolah dasar, Imran Nahumarury.
sumber http://olahraga.kompas.com/read/2015...hraga.Unggulan
agung209 is offline   Reply With Quote
Sponsored Links