View Single Post
Old 6th February 2015, 10:21 AM   #1
Wakil Camat
 
Join Date: 31 Oct 2014
Userid: 2758
Location: SmovieX.com | Tempat nonton dan download Film | Sering-sering berkunjung yah!
Posts: 3,641
Likes: 41
Liked 5 Times in 5 Posts
Default Iklan Mengejek Jadi Tren, Bagaimana Membangun Brand yang Baik?

Quote:
JAKARTA - Belakangan ini muncul dua kasus terkait iklan yang melecehkan konsumen. Masih segar diingatan kita ketika perusahaan telekomunikasi Indosat yang mengejek Bekasi dengan iklan viralnya. Iklan ini pun memancing amarah masyarakat Bekasi. Iklan yang kedua adalah iklan sebuah perusahaan alat pembersih RoboVac di Malaysia. Yang membuat rakyat Indonesia berang adalah dalam iklan tersebut mencantumkan kalimat "Fire Your Indonesian Maid Now!" (Pecat Pembantu Indonesia Sekarang). Apakah tren marketing sudah mengalami pergeseran?

Menurut Praktisi Periklanan Aprilina Prastari, iklan-iklan yang mencemooh dan menjelek-jelekkan sekelompok orang atau negara itu disebut tidak etis. Harusnya, si pemilik brand lebih tahu dan mengenal bagaimana etika periklanan yang baik.

"Prinsipnya, kalau itu perusahaan yang mengerti branding, iklan dengan cara seperti ini akan menjadi bomerang bagi perusahaan itu sendiri. Yang namanya brand jika dibicarakan dalam konteks negatif itu merupakan sebuah strategi marketing yang buruk," kata dia kepada Okezone, Jumat (6/2/2015).

April menyebut ada beragam cara yang dilakukan brand untuk mengiklankan produknya agar dikenal oleh masyarakat. Jika ingin membuat sebuah iklan yang catchy dan diingat konsumen, harusnya si pengiklan menyadari pesan yang disampaikan melalui iklan tersebut bisa pas kena atau tidak.

"Iklan yang baik adalah iklan yang memahami kebutuhan konsumen. Jika sebuah brand mau dicintai buat sebuah produk yang dibutuhkan pasar. Esensi sebuah brand adalah promise. Jadi, ketika sebuah produk sudah beriklan berjanji sana-sini dan tidak bisa ditepati, konsumen akan lari. Selain itu juga si pemilik brand juga harus melakukan inovasi. Ketika bisa berinovasi orang-orang tidak akan bosan. Dan ketika sebuah brand sudah berhasil memenuhi kebutuhan konsumennya, orang-orang akan membela brand tersebut," tutup dia
SUMBER : Okezone.com
sucyresky is offline   Reply With Quote
Sponsored Links