View Single Post
Old 16th February 2015, 09:29 PM   #1
KaDes Forumku
 
Join Date: 3 Nov 2014
Userid: 2791
Location: Indonesia
Posts: 723
Real Name: Secret. lol.
Likes: 0
Liked 2 Times in 2 Posts
Default Menteri Rini klaim PMN berguna untuk datangkan investasi

Menteri Rini klaim PMN berguna untuk datangkan investasi
http://www.merdeka.com/uang/menteri-...investasi.html

Quote:
Merdeka.com - Pemerintah menyatakan pemberian dana penyertaan modal negara (PMN) pada sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bermanfaat untuk menggenjot investasi. Pasalnya, dana PMN ini sebagian besar akan digunakan untuk pembangunan infrastruktur.

Menteri BUMN Rini Soemarno mengatakan suntikan PMN sangat diperlukan untuk perusahaan pelat merah meraih dana segar. Sebab, kondisi ekonomi dunia sedang tidak menentu.

"Harga minyak (turun). Eropa dan China mengalami penurunan pertumbuhan ekonomi," ujarnya di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (13/2).

Tak sekadar itu, perbaikan infrastruktur diharapkan juga dapat menyerap banyak tenaga kerja. "Indonesia harus ciptakan lapangan kerja, kita bangun infrastruktur yang banyak menyerap tenaga kerja," ungkapnya.

Namun, dirinya menampik jika usulan PMN terhadap perusahaan BUMN terkesan buru-buru. Apalagi, jika rencana program yang dipresentasikan kepada anggota parlemen dianggap tidak jelas.

Rini menegaskan, rencana bisnis pemerintah tersebut hanya kurang lengkap. Mengingat waktu untuk penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBNP) 2015 sangat sedikit.

"Saya rasa bukan terburu, tapi tidak selengkap yang diharapkan. Persoalannya pemerintah, sejak kabinet 27 Oktober 2014 langsung mempersiapkan APBN-P," jelas dia.

Sebelumnya, Badan Anggaran DPR-RI menyepakati penyertaan modal negara untuk badan usaha milik negara sebesar Rp 64,8 triliun dalam rancangan APBN Perubahan 2015, akan segera disahkan pada sidang paripurna hari ini.

Itu terdiri dari Rp 39,920 triliun untuk 35 perusahaan pelat merah di bawah Kementerian BUMN. Dan Rp 24,962 triliun untuk lima perusahaan pelat merah di bawah Kementerian Keuangan.

Badan Anggaran membuat keputusan sedikit berbeda dengan Komisi VI DPR-RI. Yaitu membatalkan suntikan modal Krakatau Steel sebesar Rp 956 miliar dan mengabulkan suntikan modal PT Djakarta Lloyd Rp 350 miliar.

Menteri Keuangan Bambang P.S Brodjonegoro berharap suntikan modal ini membuat daya saing BUMN makin meningkat.

"Pasti tidak 100 persen sama dengan rencana, tapi kita bisa usahakan sesuai dengan harapan. Percuma kalau kita keluarkan dana belanja banya tapi tidak menimbulkan daya saing yang lebih bagus," kata Bambang saat rapat kerja dengan Badan Anggaran DPR-RI, Jumat (13/2) dinihari.

[bim]
nonasakamoto is offline   Reply With Quote
Sponsored Links