View Single Post
Old 17th February 2015, 12:16 PM   #1
Wakil Camat
 
Join Date: 31 Oct 2014
Userid: 2758
Location: SmovieX.com | Tempat nonton dan download Film | Sering-sering berkunjung yah!
Posts: 3,641
Likes: 41
Liked 5 Times in 5 Posts
Default Menteri Saleh Targetkan Kontribusi Industri Luar Jawa Capai 40%

Quote:
BANDUNG - Menteri Perindustrian (Menperin) Saleh Husin menyampaikan kontribusi wilayah di luar Pulau Jawa dalam sumbangannya terhadap nilai tambah sektor industri akan terus ditingkatkan dari 27,22 persen pada tahun 2013 menjadi sekitar 40 persen pada tahun 2015.

"Khusus untuk wilayah Papua, Maluku, Nusa Tengara dan Sulawesi akan ditingkatkan dari 2,78 persen pada tahun 2013 menjadi sekitar 5,33 persen pada 2035," kata Saleh di Bandung, Selasa (17/2/2015).

Pengembangan industri nasional, menurut Menperin, hingga saat ini telah mencapai kemajuan yang berarti di mana industri pengolahan non-migas mampu tumbuh dan berkembang signifikan.

"Pertumbuhan industri pengolahan non-migas pada tahun 2014 mencapai 5,34 persen. Pertumbuhan ini lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi pada periode yang sama sebesar 5,06 persen. Sektor industri pengolahan non-migas masih menjadi penyumbang kontribusi terbesar pada struktur PDB nasional dengan kontribusi sebesar 20,84 persen," katanya.

Dalam Rapat Koordinasi yang diikuti antara lain oleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) dan Kepala Dinas Bidang Perindustrian Pemerintah Provinsi dan Kabupaten / Kota Papua, Maluku, Nusa Tengara dan Sulawesi itu, Menperin juga mengatakan sektor industri pengolahan non-migas mulai bergeser ke luar Pulau Jawa.

"Pada tahun 2013, sektor industri pengolahan non-migas naik menjadi 27,22 persen sejak 2008," katanya.

Meski demikian, kontribusi wilayah Papua, Maluku, Nusa Tengara dan Sulawesi terhadap nilai tambah sektor industri non-migas nasional masih relatif kecil, yaitu 2,78 persen.

"Hal yang menggembirakan adalah pertumbuhan sektor industri non-migas di luar Pulau Jawa yang sebesar 6,56 persen lebih tinggi dari pertumbuhan di Pulau Jawa yang sebesar 5,99 persen," katanya.

Namun, Menperin mengatakan, belum berkembangnya infrastruktur pendukung industri di luar Pulau Jawa menyebabkan penyebaran dan pemerataan industri relatif berjalan lambat. Oleh karena itu, Kemenperin akan berupaya melakukan pemerataan dan penyebaran industri ke seluruh wilayah Indonesia.

"Untuk itu, dukungan pemerintah provinsi dan kabupaten kota sangat penting seperti yang telah diamanatkan Pasal 10 dan 11 UU No 3 Tahun 2014 tentang Perindustrian bahwa setiap gubernur dan bupati/wali kota menyusun Rencana Pembangunan Industri Kabupaten/Kota yang mengacu kepada Rencana Induk Pembangunan Industri Nasional dan Kebijakan Industri Nasional," kata Saleh Husin.

Selanjutnya, Kemenperin akan melakukan fasilitasi berupa bimbingan teknis kepada Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota dalam penyusunan Rencana Pembangunan Industri Kabupaten/Kota," katanya.
SUMBER : Okezone.com
sucyresky is offline   Reply With Quote
Sponsored Links