View Single Post
Old 22nd February 2015, 04:16 PM   #1
KaDes Forumku
 
Join Date: 20 Nov 2014
Userid: 2900
Posts: 1,236
Likes: 0
Liked 1 Time in 1 Post
Default FOKUS: Menakar Kandidat Pelatih Interim Timnas


Mundurnya kick-off Indonesia Super League 2015 membuat beberapa rencana dari PSSI berantakan. Salah satunya adalah mendatangkan pelatih asing yang bersifat interim untuk tim nasional Indonesia.

Nama lokal pun dipertimbangkan oleh PSSI dan Badan Tim Nasional sebagai pelatih yang bersifat sementara itu untuk melakoni laga uji coba internasional sesuai kalender FIFA, Maret mendatang Melihat beberapa nama yang berpeluang, Goal Indonesia pun coba menakar siapa saja yang mungkin masuk dalam daftar kandidat. Berikut ulasannya.
RAHMAD DARMAWAN

Rahmad Darmawan jadi salah satu pelatih lokal yang selalu diperhitungkan. Mulai disegani saat mampu membawa Persikota sampai dijuluki 'Bayi Ajaib', dan pria yang akrab disapa RD itu pun membuktikan kapasitasnya dengan membawa Persipura Jayapura dan Sriwijaya FC mencicipi gelar kampiun ISL.

Mantan winger Persija ini bukan nama baru untuk level timnas. RD pernah menjadi pelatih Indonesia U-23 di SEA Games edisi 2011 dan 2013, sayang keduanya hanya mampu menjadi runners-up.

Ia juga pernah menjadi caretaker tim Garuda saat Pra Piala Dunia 2014. RD sendiri kini sedang menjalin kontrak dengan Persija, klub yang sudah dua kali ia tangan sebelumnya. Meski bukan tak mungkin PSSI menaruh minat pada RD, namun nampaknya sulit karena sang Marinir tengah merencanakan tur bersama Persija.
NILMAIZAR
http://u.goal.com/234500/234527_heroa.jpg
Percaya atau tidak, nama Nilmaizar sempat mencuat masuk dalam daftar calon pelatih PSSI. Ketika itu, pria asal Sumatera Barat tersebut bebas kontrak setelah 'bercerai' dengan Putra Samarinda yang menjelma menjadi Bali United dan Nil pun belum kembali ke Semen Padang.

Sama seperti RD, Nil juga bukan nama asing di kursi kepelatihan tim Merah-Putih. Dikenal sebagai motivator yang ulung ia berjuang di Piala AFF 2012 dengan materi pemain seadanya. Kendati gagal lolos fase grup, ia cukup mampu meraih simpati publik.

Jafri Sastra yang secara mengejutkan dipecat Semen Padang saat pramusim lalu membuat spekuliasi Nil kembali ke timnas pun terbantahkan. Ia sudah pulang ke Kabau Sirah, tim yang pernah dibawanya menjuarai Indonesian Premier League.

Tapi bukan tak mungkin ia akhirnya melatih timnas, karena ia pernah berucap: "Saya ini anak bangsa dan selalu siap mengabdi kepada negara," saat ditanya kemungkinannya melatih timnas beberapa waktu lalu.
DJADJANG NURDJAMAN
Djadjang Nurdjaman memang kering pengalaman melatih tim nasional dibandingkan dua nama sebelumnya. Tapi bukan tidak mungkin jika hanya bersifat pelatih sementara PSSI memperhitungkan Djadjang, karena pria kelahiran Majalengka baru saja sukses membawa Persib juara ISL musim lalu.

Selalu mencicipi hal manis bersama Persib sebagai pelatih, asisten pelatih, pemain atau pun pelatih junior. Namun Djanur belum terbukti di kancah internasional. Terakhir, harapan Maung Bandung tampil di Liga Champions Asia karena kalah dengan skor telak dari klub Vietnam, Hanoi T&T.
JAFRI SASTRA
Sosok kebapakan disebut ada pada Jafri Sastra. Terbukti ketika beberapa pilar Semen Padang bersedih karena ia dipecat pasca hasil turnamen pramusim mengecewakan di Padang. Kini pelatih asal Payakumbuh itu tak terikat dengan klub mana pun sebagai pelatih kepala, dan bisa jadi yang masuk pertimbangan.

Jafri setali tiga uang dengan Djanur, Jafri tak memiliki pengalaman internasional bersama timnas. Pencapaian tertinggi pria kelahiran 23 Mei 1965 itu adalah membawa Kabau Sirah menembus perempat-final Piala AFC 2013. Kelebihan Jafri sendiri adalah mampu memilih pemain yang pas untuk skuat dan memaksimalkan nama-nama tak populer, terbukti beberapa rekrutan Semen Padang musim lalu cukup ampuh. Dan klub penghuni Haji Agus Salim itu juga mampu menembus delapan besar ISL hingga sebenarnya nyaris ke semi-final.
BENNY DOLO

Salah satu pelatih kawakan dan sudah merasakan asam garam melatih tim nasional. Benny Dolo mengawal skuat Merah-Putih ketika berkompetisi sebagai tuan rumah di Piala AFF 2008. Hasilnya belum mengesankan, Budi Sudarsono dan kawan-kawan saat itu kandas di semi-final dari Thailand.

Jauh sebelumnya, pria yang akrab disapa Bendol menjadi arsitek timnas pada 2000-2001. Satu-satunya prestasi yang dirasakan Bendol bersama timnas adalah Piala Kemerdekaan tahun 2008.

Untuk level klub, pelatih yang kini menukangi Sriwijaya FC itu membawa Arema juara liga Indonesia tahun 2004 dan mengoleksi dua edisi Copa Indonesia.
Kandidat Lainnya

Dejan Antonic - Tentu, bukan nama lokal seperti yang dibicarakan Joko Driyono. Namun mengingat 'keajaiban' sering terjadi di sepakbola nasional, bukan tak mungkin arsitek asal Serbia itu jadi pilihan.

Belakangan nama Dejan menyeruak seiring dengan prestasinya bersama Pelita Bandung Raya yang dikenal memiliki materi pemain sederhana dan didominasi nama muda. The Boys Are Back pun dibawa Dejan finis hingga semi-final ISL 2014.

Beberapa waktu lalu, mantan pelatih timnas Hong-Kong tersebut dikaitkan menjadi pelatih Indonesia U-19. Dan yang bersangkutan sendiri beberapa kali menyatakan ketertarikan menduduki kursi kepelatihan tim nasional.

Indra Sjafri - Pernah jadi sosok favorit tanah air karena sentuhannya kepada timnas U-19. Mampu membawa Indonesia menjuarai Piala AFF U-19 pada 2013 dan menembus Piala Asia U-19 tahun lalu dengan target Piala Dunia U-20. Namun, harapan tinggi itu lagi-lagi jatuh, pun dengan Indra dan impiannya. Garuda Jaya pun menanggalkan kejayaannya di Myanmar karena gagal lolos fase grup.

Dikenal menemukan bakat-bakat muda potensial di Indonesia dan punya sosok optimistis. Plus dianggap sebagai pelatih Indonesia yang berani dengan meninggalkan gaya main bola-bola panjang atau direct.

Mungkinkah ditunjuk sebagai pelatih interim? Mungkin saja. Namun kemungkinan Indra untuk tidak ditunjuk lebih besar. Ia sendiri kini menjadi pelatih Bali United Pusam setelah masa kerjanya di timnas U-19 tak diperpanjang karena gagal capai target. Indra sendiri tak punya pengalaman melatih tim di level senior. Jadi, sulit membayangkan Indra menjadi interim di Maret nanti.
sumber http://www.goal.com/id-ID/news/1387/...timnas?ICID=SP
agung209 is offline   Reply With Quote
Sponsored Links