View Single Post
Old 24th February 2015, 11:04 AM   #1
KaDes Forumku
 
Join Date: 16 Feb 2015
Userid: 3276
Posts: 1,017
Likes: 0
Liked 5 Times in 5 Posts
Default Hotel Syariah Akan Diberi Label Bulan Sabit

SALAH satu tujuan wisata syariah di Indonesia adalah Lombok. Di sana direncanakan akan dibangun sebuah pusat wisata syariah yang berisi sebuah masjid, hotel syariah, dan pusat studi. Selain itu, pemandu wisata juga sedang dilatih khusus untuk menunjukkan turis Timur Tengah ke arah masjid terdekat ketika memasuki waktu salat.

Di Lombok, hotel juga mempromosikan diri dengan pelayanan Islami. Sejauh ini sudah sembilan hotel telah mendapatkan sertifikasi syariah yang selama ini didambakan. Selama ini, hotel konvensional selalu dilambangkan dengan bintang. Sedangkan, untuk hotel berakomodasi syariah akan diberi label bulan sabit, yakni simbol yang berhubungan erat dengan Islam.

Bila tingkat tertinggi dari hotel konvensional adalah bintang lima, maka hotel syariah paling tinggi memiliki tiga bintang sabit. Untuk menjadi hotel syariah, harus memenuhi ketentuan-ketentuan tertentu. Sebuah hotel harus memiliki arah kiblat dan salinan Alquran di kamar. Selain itu, dapur hotel harus menyajikan makanan yang halal, bahkan itu salah satu syarat untuk mendapatkan bulan sabit pertama

Daerah lain yang dapat diuntungkan dengan berkembangnya pariwisata religi adalah Provinsi Aceh. Bahkan, provinsi paling barat Indonesia ini menjadi satu-satunya daerah yang menegakkan hukum syariah Islam dalam pemerintahannya. Di Aceh pun sudah mulai berdiri hotel-hotel syariah dengan ketentuan-ketentuan yang hampir sama dengan hotel syariah di Lombok.

Selain Lombok dan Aceh, Jakarta pun mulai berusaha memikat wisatawan asal Timur Tengah yang sering membawa seluruh keluarga mereka dan berbelanja. Untuk mengakomodasi turis Timur Tengah, sudah berdiri dua hotel syariah di jantung ibu kota.

Beberapa layanan pun sudah disesuaikan dengan ketentuan hotel syariah. Koktail bebas alkohol tersedia dan adzan selalu dikumandangkan setiap waktu salat melalui tempat ibadah di lingkungan hotel.

Selain itu, untuk menjamin kenyamanan para turis asal Timur Tengah ketika tengah beristirahat, MTV telah dihapus dari daftar saluran televisi yang tersedia di kamar, karena terkadang menampilkan tayangan yang vulgar.

Lalu mengapa Indonesia harus mendatangkan turis asal Timur Tengah? Meskipun tidak ada angka resmi untuk kunjungan wisatawan pada wisata syariah di Indonesia, sektor ini mengalami pertumbuhan yang pesat di dunia internasional.

Dalam laporan terbaru grup bisnis yang berorientasi muslim, CrescentRating, diperkirakan sektor ini akan bernilai USD192 miliar per tahun secara global pada tahun 2020. Angka ini naik dari USD140 miliar pada tahun 2013, sehingga, Indonesia harus melihat negara-negara Timur Tengah sebagai target pasar pariwisata yang potensial saat ini.

Sebanyak 190 ribu turis Timur Tengah datang ke Indonesia di tahun 2013. Jumlah angka tersebut diharapkan terus bertambah tahun ini.

Pemerintah Indonesia berharap pelaku industri wisata syariah dapat lebih banyak lagi mendatangkan turis Timur Tengah. Langkah pertama, pemerintah telah menghasilkan pemandu wisata untuk mempromosikan Indonesia sebagai tujuan yang ramah bagi turis muslim.


http://lifestyle.okezone.com/read/20...el-bulan-sabit
partisusanti is offline   Reply With Quote
Sponsored Links