View Single Post
Old 26th February 2015, 10:56 PM   #1
KaDes Forumku
 
Join Date: 20 Nov 2014
Userid: 2900
Posts: 1,236
Likes: 0
Liked 1 Time in 1 Post
Default Berry Angriawan: Saya Tetap Semangat demi Almarhum Papa

Quote:

Pebulu tangkis ganda putra Indonesia, Berry Angriawan (kanan) dan Rian Agung Saputro (kiri), menerima masukan dari pelatih Chafidz Yusuf saat turun pada babak pertama Jerman Terbuka di Mulheim, Rabu (25/2/2015).
MULHEIM, KOMPAS.com - Pasangan ganda putra Indonesia, Berry Angriawan/Rian Agung Saputro, lolos ke babak kedua Jerman Terbuka 2015 usai mengalahkan ganda tuan rumah, Fabian Holzer/Mark Lamsfuss. Dalam waktu 44 menit, Berry/Rian menang 21-10, 16-21, 21-12, Rabu (26/2/2015).

"Berry/Rian hari ini tampil bagus. Mereka juga kan sebenarnya punya kemampuan yang masih di atas lawan. Hanya saja tadi di gim kedua mereka sempat kendor. Rian seperti kurang konsentrasi. Untuk Berry sendiri enggak ada masalah, walaupun dia sedang dapat musibah dengan kehilangan ayahnya. Namun, dia justru kelihatan lebih termotivasi dan ingin menunjukkan kemampuannya," kata Chafidz Yusuf, pelatih ganda putra.

Kemenangan ini memang memiliki arti tersendiri bagi Berry. Dalam suasana duka, Berry harus berjuang untuk menyelesaikan pertandingannya di babak pertama.

Atlet besutan PB Djarum ini baru saja mendapat kabar duka beberapa saat sebelum turun bertanding. Sang Ayah, Ade Suhandi, meninggal dunia Rabu pagi karena stroke yang dideritanya .

"Waktu di lapangan saya tidak terpengaruh, tapi begitu selesai main rasanya sedih, pingin nangis karena enggak bisa lihat wajah Papa untuk terakhir kali," kata Berry tak bisa menyembunyikan kesedihan.

"Saya tahunya malah dari teman-teman yang nge-chat di Line dan Facebook. Sempat kaget karena Mama di rumah juga enggak ngabarin. Mungkin sengaja biar konsentrasi saya tidak terpecah. Papa sudah dimakamkan langsung siang tadi. Sekarang saya tinggal mendoakan saja, karena memang tidak bisa apa-apa lagi," ungkap Berry.

Kondisi ayah Berry mulai menurun sejak Agustus tahun lalu. Kala itu, Berry yang tengah bertanding pada Kejuaraan Dunia di Denmark mendapat kabar Ayahnya harus dirawat karena stroke.

"Dari situ sudah tidak ada peningkatan. Kondisi Papa semakin drop, makin kurus dan enggak mau makan. Sebelum berangkat ke Austria saya sempat pamit. Papa mendoakan supaya pertandingannya lancar, kalau bisa juara. Makanya di sini saya ingin tetap semangat demi Papa," tambah Berry.

Berry sendiri mengaku sempat mendapat firasat kemarin malam. Ia dan rekannya, Edi Subaktiar, mendengar lagu yang berjudul "Kehilangan" dari Rhoma Irama.

"Di situ saya bilang ke Edi, 'Ini lagunya kayak untuk kehilangan orang tua ya, coba dengerin lagu ini, kalau sudah kehilangan baru kerasa ya'. Mungkin ini semacam firasat. Ternyata paginya saya dapat kabar duka seperti ini," ungkap atlet kelahiran Sukabumi, 3 Oktober 1991 tersebut.
sumber http://olahraga.kompas.com/read/2015....Almarhum.Papa
agung209 is offline   Reply With Quote
Sponsored Links