View Single Post
Old 26th February 2015, 10:57 PM   #1
KaDes Forumku
 
Join Date: 20 Nov 2014
Userid: 2900
Posts: 1,236
Likes: 0
Liked 1 Time in 1 Post
Default PB Djarum Pastikan Satu Tempat di Final Tunggal Taruna Putri

Quote:

Ghaida Nurul Ghaniyu
PALEMBANG, Kompas.com - Di nomor tunggal taruna putri Djarum Sirnas Li Ning 2015, PB Djarum berhasil meloloskan tiga wakilnya untuk berlaga di semifinal besok (27/8). Hal ini terjadi setelah ketiga wakil PB Djarum di babak perempat final sanggup memenangi laga yang digelar pada Kamis (26/2) pagi di GOR Dempo, Jakabaring Sport City, Palembang.

Desandha Vegarani Putri menjadi wakil pertama klub yang bermarkas di Kudus itu untuk memastikan diri lolos ke semifinal. Berjumpa dengan unggulan empat, Rifa Putri Aida dari Pusdiklat Telkom Jabar yang pernah menjadi rekan satu timnya, Desandha berhasil menang dalam dua game langsung 21-17 dan 21-18.

“Di pertandingan tadi saya hanya berfikir bahwa saya ingin menang, apalagi lawan juga pernah satu tim jadi sudah tahu juga tipe permainan dia seperti apa,” ujar Desandha.

Kemenangan Desandha ini berhasil disusul oleh Devi Yunita Indah Sari. Unggulan kedua ini sempat dipaksa bermain tiga game oleh wakil PB Exist, Nalinica Rahardja. Ia baru bisa meraih tiket ke semifinal setelah menang 11-21, 21-9 dan 21-18. Kedua tunggal putri ini kemudian akan saling berjumpa di babak semifinal, dan memastikan PB Djarum memiliki satu wakil di partai final.

“Lawan teman satu tim yang penting saya bisa main lepas meskipun memang ada gengsi tersendiri, tapi yang penting saya bisa all out,” pungkasnya.

Sementara itu di semifinal lainnya akan mempertemukan satu wakil PB Djarum, Ghaida Nurul Ghaniyu yang akan menantang unggulan teratas asal Pelatprov Bali, Made Deya Surya Saraswati.

Jika Deya berhasil menang dua gim langsung 21-16 dan 21-14 atas Triya Nur Saadiyah dari Pusdiklat Telkom Jabar, sementara Ghaida dipaksa bermain tiga game oleh Fitria Ayu Nawang Wulan dari Semen Gresik 12-21, 21-19 dan 21-15.

“Di gim pertama saya kehilangan konsentrasi, karena diawal sempat buang angka, setelah itu malah jadi susah untuk konsentrasi lagi. Kalau di game kedua, saya belajar dari kesalahan di game pertama dan tidak mau mengulanginya karena lawan juga meskipun footworknya tidak terlalu cepat, tetapi pukulan-pukulan dia berbahaya,” ujar Ghaida.

Menyikapi perjumpaannya dengan Deya, Ghaida berbekal satu kemenangan. Kedua atlet muda ini pernah berjumpa di Junior Masters 2013 lalu, dimana kala itu Ghaida sukses menang dua gim langsung.

“Untuk persiapan lawan Deya, saya pernah menang dan ini menjadi modal. Yang pasti nanti saya akan melakukan evaluasi, belajar dari video dan catatan pertandingan kami,” pungkasnya.
sumber http://olahraga.kompas.com/read/2015...l.Taruna.Putri
agung209 is offline   Reply With Quote
Sponsored Links