View Single Post
Old 3rd March 2015, 09:51 AM   #1
Wakil Camat
 
Join Date: 31 Oct 2014
Userid: 2758
Location: SmovieX.com | Tempat nonton dan download Film | Sering-sering berkunjung yah!
Posts: 3,641
Likes: 41
Liked 5 Times in 5 Posts
Default Bos Mandiri: Penurunan Suku Bunga Tinggal Tunggu Waktu

Quote:
JAKARTA - Bank Indonesia telah memangkas suku bunga acuan atau BI Rate sebesar 25 basis poin. Dengan adanya penurunan ini, diharapkan akan diikuti dengan turunnya bunga kredit perbankan.
Direktur Utama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) Budi G Sadikin menyebut, penurunan ini hanya masalah waktu saja. Meski demikian, sampai sejauh ini banyak perbankan yang belum menurunkan bunga kredit perbankannya karena banyak hal.

"Penurunan suku bunga BI pasti akan diikuti oleh perbankan, itu pasti, itu tinggal masalah timming waktu, penurunan bunga ini pasti akan diikuti," ucap Budi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (2/3/2015) malam.

Budi menambahkan, penurunan bunga kredit perbankan terjadi karena adanya kompetisi antar bank. Pasalnya, jika bunga kredit tidak diturunkan akan membuat bank tersebut ditinggalkan oleh masyarakat.

"Kalau deposito turun kita pasang tinggi, bank-bank lain pasang bunga murah. Pasti tidak bisa survive, dia pasang bunga tinggi terus, karena kreditnya berpotensi masalah karena nasabah yang bagus mendingan ke bank lain dengan bunga lebih rendah," sambungnya.

Menurut Budi, penetapan kredit bunga perbankan pun dihitung dari perkembangan ekonomi seperti inflasi. "Inflasi terjaga, deflasi terjadi, harusnya akan turun itu just matter of time," imbuhnya.

DIa menambahkan, dalam komponen bunga kredit perbankan yang terbesar adalah biaya dana (cost of fund). "Jadi komponan di perbankan nomor satu cost of fund paling tinggi, kedua cost operations, ketiga cost of credit, dan keempat cost of tax. Urut-urutannya begitu, yang paling besar cost of fund," imbuhnya.

Lebih lanjut Budi mengungkapkan, cost of fund rata-rata di perbankan dalam antara 5-6 persen sedangkan rata-rata di perbankan ASEAN hanya 1 persen. "Kalau 5 persen banding 1 persen kan ada 4 persen, different kan, kalau kita bisa menyamakan itu dengan bank ASEAN kita bisa hemat 4 persen," ucapnya.

Budi memaparkan, untuk menurunkan cost of fund adalah terus menciptakan deflasi pada bulan-bulan selanjutnya. Dengan keadaan deflasi, membuat BI akan menurunkan BI Rate.

"Inflasi harus turun karena infrasi kita masih 6 persen YoY, inflasi mereka 1-2 persen, maka dengan adanya deflasi ini berita bagus karena kalau inflasi turun kan BI tidak bisa sembarangan nurunin kan ada ilmunya, ada hitung-hitungannya, saya lihat dengan turunnya inflasi ini memberi room bagi BI untuk menurunkan suku bunga," tukasnya.
SUMBER : Okezone.com
sucyresky is offline   Reply With Quote
Sponsored Links