View Single Post
Old 6th March 2015, 11:57 AM   #1
KaDes Forumku
 
Join Date: 16 Feb 2015
Userid: 3276
Posts: 1,017
Likes: 0
Liked 5 Times in 5 Posts
Default Cegah begal, Pemkab Tangerang sampai rogoh Rp 6,8 miliar

Merdeka.com - Pemerintah Kabupaten Tangerang, Banten, menyatakan serius memerangi kejahatan jalanan, terutama teror pencurian dengan kekerasan kendaraan roda dua kerap disebut begal. Tetapi, mereka menyatakan duit mesti dikeluarkan buat membasmi tindakan kriminal itu tidak sedikit.

Pemkab Tangerang menyatakan mesti merogoh kocek Rp 6,8 miliar buat melawan teror begal. Fulus itu ternyata dipakai buat memperbaiki sarana yakni memasang lampu penerangan jalan umum (PJU).

"Dana tersebut berasal dari APBD 2015 untuk memasang sebanyak 1.000 titik lampu," kata Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar kepada wartawan di Tangerang, Kamis (5/3).

Ahmed mengatakan, pemasangan lampu PJU itu bakal dikerjakan oleh Dinas Kebersihan, Pertamanan dan Pemakaman (DKPP) Pemkab Tangerang. Duit itu disiapkan buat biaya pemasangan, pemeliharaan, serta perbaikan selama satu tahun supaya menerangi jalan di lokasi rawan kejahatan begal.

"Ada sekitar 40 titik, yang rawan terhadap aksi kejahatan setelah mendapatkan laporan dari polisi," ujar Ahmed.

Ahmed mengatakan, fulus buat perbaikan lampu jalan itu juga selaras dengan imbauan Kapolda Metro Jaya, Inspektur Jenderal Polisi Unggung Cahyono. Yakni memasang PJU karena lokasi rawan begal adalah daerah sunyi dan jauh dari pemukiman penduduk.

Menurut Ahmed, aksi begal paling rawan di wilayah Jabodetabek seperti diutarakan Kapolda Metro Jaya berada di Kabupaten Tangerang. Dia menyatakan perbaikan lampu jalan adalah salah satu solusi jitu buat mencegah tindakan kriminal itu.

Ahmed menambahkan, pemasangan lampu jalan itu tersebar pada 29 kecamatan di Kabupaten Tangerang. Yakni kawasan Pantura seperti Kosambi, Teluknaga, Kronjo, Kresek, Sukadiri dan Pakuhaji. Lokasi lain lampu jalannya turut dibenahi ada di Kecamatan Balaraja, Cikupa, Curug, Panongan, Pagedangan, Kelapa Dua dan Gunung Kaler.

Sementara itu, Kapolresta Tangerang Kombes Pol Irfing Jaya mengatakan, telah mengantongi identitas tiga pelaku begal kelompok Pondok Aren. Saat itu pelaku He (29 tahun) tertangkap dan tewas di lokasi kejadian lantaran dibakar oleh massa.

Menurut Irfing, pelaku masih buron yakni Noval, Celeng, dan Beler. Mereka masih berusia 15 hingga 17 tahun dan tidak termasuk dalam kelompok geng motor. Dia mengatakan, pelaku begal beraksi di Jalan Raya Ceger, Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan diketahui ada enam. Mereka berboncengan terbagi dalam tiga sepeda motor jenis bebek. Dari enam pelaku itu, seorang meninggal dan dua telah tertangkap berkat dukungan dari tim Jatanras Polda Metro Jaya.


http://www.merdeka.com/peristiwa/ceg...68-miliar.html
partisusanti is offline   Reply With Quote
Sponsored Links