View Single Post
Old 12th March 2015, 12:14 AM   #1
KaDes Forumku
 
Join Date: 20 Nov 2014
Userid: 2900
Posts: 1,236
Likes: 0
Liked 1 Time in 1 Post
Default Pencak Silat, Siasat Latih Tanding di Negeri Sendiri

Quote:

Atlet pelatnas pencak silat SEA Games Singapura 2015 berlatih di Padepokan Pencak Silat Indonesia, Jakarta Timur, Selasa (10/3). Mereka berlatih sejak Juni 2014 untuk mematangkan diri menghadapi SEA Games, Juni.
KOMPAS.com - Atlet pelatnas pencak silat tengah memperbanyak latih tanding sebagai persiapan menuju SEA Games Singapura 2015, 5-16 Juni. Latih tanding intensif ini dilakukan dengan lawan pesilat-pesilat dalam negeri sebagai program untuk menyiasati minimnya uji coba dalam pertandingan internasional.

Atlet pelatnas pencak silat SEA Games Singapura 2015 berlatih di Padepokan Pencak Silat Indonesia, Jakarta Timur, Selasa (10/3). Mereka berlatih sejak Juni 2014 untuk mematangkan diri menghadapi SEA Games, Juni.

Indonesia akan mengikuti semua nomor, yaitu sebanyak 13 nomor, yang dipentaskan di Singapura. Nomor tarung putra mempertandingkan kelas A, B, C, D, E, F, dan H, sedangkan nomor tarung putri mempertandingkan kelas B, C, dan D. Kelas-kelas itu dibagi berdasarkan berat badan, yaitu mulai 45-50 kilogram untuk Kelas A hingga 88-90 kilogram (Kelas I).

Adapun nomor seni menggelar tiga kategori, yaitu tunggal putra, ganda putra, dan beregu putri.

Target Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI) di SEA Games Singapura adalah mempertahankan perolehan medali di SEA Games Myanmar 2013, yaitu sebanyak empat emas dari 13 nomor yang dipertandingkan. Perolehan ini menurun dibandingkan SEA Games 2011 di Jakarta/Palembang ketika Indonesia meraih sembilan emas dari 18 nomor.

Tafsil Rimsal, Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi PB IPSI, sekaligus manajer tim pencak silat, Kamis (6/3), mengutarakan, apabila pesilat Indonesia mampu merebut empat emas, itu artinya gelar juara umum pencak silat di tangan.

Dua tahun lalu, dengan jumlah emas yang sama, Indonesia juga menjadi juara umum pencak silat. Potensi medali emas berasal dari nomor tarung putra-putri dan nomor seni putra-putri.

Untuk mencapai target juara umum, pesilat pelatnas sebanyak 16 orang terus digenjot dengan latih tanding di pedepokan pencak silat Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta. Tafsil mengungkapkan, Maret ini ada rencana untuk mengikuti kejuaraan pencak silat di Bangkok, Thailand. Namun, rencana itu batal karena mereka menilai panitia kurang persiapan.

"Sebagai ganti, kami akan mengikuti kejuaraan pencak silat Asia Tenggara di Singapura, 6-9 April. Target kami adalah dua kali uji coba (Bangkok dan Singapura), tetapi waktunya mepet. Lagi pula, pesilat baru mengikuti kejuaraan dunia pencak silat di Phuket, Thailand, Januari," ujar Tafsil.

Untuk itu, PB IPSI pun mengumpulkan pesilat-pesilat dalam negeri sebagai lawan tanding untuk pesilat pelatnas. "Pesilat pelatnas masih yang terbaik di dalam negeri. Paling tidak, ada 1-2 kali uji coba di dalam negeri. Yang penting ada latih tanding karena kalau cuma latihan tanpa sparing tidak akan maju," ungkapnya.

Atlet pencak silat Awaluddin, yang akan turun di Kelas A, mengatakan, dirinya sedang berlatih memperbaiki teknik yang kurang sempurna ketika tampil dalam Kejuaraan Dunia di Phuket. "Saya terus memperbaiki teknik guntingan dan tendangan. Saya menargetkan emas di SEA Games Singapura setelah di Myanmar mendapat perak," kata pesilat asal Makassar, Sulawesi Selatan, itu. Di Phuket, Awaluddin meraih medali emas.

Sekjen PB IPSI Erizal Chaniago mengutarakan, tuan rumah Singapura hanya mempertandingkan 13 nomor dari total 24 nomor yang bisa digelar. Sedikitnya jumlah nomor yang dipertandingkan terkait kecilnya peluang Singapura jika terlalu banyak nomor yang dipentaskan. "Saat ini pencak silat Singapura sedang menurun, sebaliknya Thailand dan Malaysia sedang naik. Thailand dan Malaysia membayangi Indonesia," katanya.

Berdasarkan prestasi pada dua SEA Games sebelumnya, Erizal mengatakan, target empat emas dari 13 nomor yang dipentaskan di Singapura adalah target yang realistis.
sumber http://olahraga.kompas.com/read/2015...Negeri.Sendiri
agung209 is offline   Reply With Quote
Sponsored Links