View Single Post
Old 12th March 2015, 11:57 AM   #1
Wakil Camat
 
Join Date: 31 Oct 2014
Userid: 2758
Location: SmovieX.com | Tempat nonton dan download Film | Sering-sering berkunjung yah!
Posts: 3,641
Likes: 41
Liked 5 Times in 5 Posts
Default Polemik Harga Tempe & Tahu, Ada Apa?

Quote:
JAKARTA - Para perajin tempe dan tahu saat ini sedang memutar otak. Mereka menghadapi kesulitan.

Para perajin tempe dan tahu saat ini sedang menghadapi mahalnya harga jual kedelai. Di pasaran harga kedelai biasanya Rp710 per ton, namun kini meningkat menjadi Rp850 per ton.

Terdapat spekulasi bahwa harga kedelai naik karena jatuhnya nilai tukar Rupiah Rp13.200 per USD. Sebab, bahan baku kedelai saat ini mayoritas dipasok dari kebutuhan impor.

Namun Dewan Perwakilan Indonesia untuk Ekspor/Impor Wilayah Amerika Ali Basyri mengungkapkan, kenaikan kedelai bukan semata-mata karena rupiah. Namun karena harga kedelai di bursa Chicago yang fluktuatif, maka harga jual di pasaran juga meningkat.

"Harga Kedelai di masa panen pada September hingga November mencapai USD9,50 per busel, namun lambat laun meningkat menjadi USD10,25 per busel. Ada kenaikan hampir USD1 per busel. Artinya di pasaran terjadi kenaikan USD40 per satu ton," jelas dia, dalam acara Power Breakfast, MNC Business, Kamis (12/3/2014).



Pembentukan harga kedelai bulan Maret di pasaran saat ini adalah harga pengapalan Januari, yang bisa didasarkan kontrak kerja sama Oktober dan November. Sementara itu, sejak Januari menuju ke Februari bahkan sampai saat ini terjadi penurunan kembali ke harga USD9,50 per busel.

"Saya kita di setiap usaha apakah itu di bidang makanan atau perdagangan selalu ada risiko, jadi para importir yang sudah lama tentunya mereka punya peralatan yang bisa menopang risiko atau risk manajemen. Paling tidak meminimalisir, kerugian terhadap harga kurs. Jadi kalau dibilang harga kedelai melonjak sebenarnya tidak," papar Ali.
SUMBER : Okezone.com
sucyresky is offline   Reply With Quote
Sponsored Links