View Single Post
Old 22nd March 2015, 04:42 PM   #1
Wakil Camat
 
Join Date: 31 Oct 2014
Userid: 2758
Location: SmovieX.com | Tempat nonton dan download Film | Sering-sering berkunjung yah!
Posts: 3,641
Likes: 41
Liked 5 Times in 5 Posts
Default Gaji UMR tapi Mau Kredit Rumah, Begini Caranya!

Quote:
JAKARTA - Memiliki rumah sendiri adalah impian setiap orang. Namun seiring banyaknya jumlah penduduk dan tingginya permintaan, membuat harga rumah melonjak tinggi.

Bagi Anda yang bekerja di Jakarta dengan gaji standar upah minimum regional (UMR) jangan putus asa dulu jika ingin membeli rumah. Melalui Program Sejuta Rumah yang digagas pemerintah, serta berbagai kemudahan yang menyertai, kini masyarakat berpenghasilan rendah semakin mudah mendapat rumah.

Seperti diketahui, pemerintah mengeluarkan kebijakan suku bunga FLPP menurun dari 7,25 persen menjadi 5 persen. Selain itu, ada kebijakan lain yang meringankan konsumen dari DP sebesar 1 persen dan bantuan uang muka sebesar Rp4 juta.

Menurut perencana keuangan Endy Kurniawan, harusnya dengan kemudahan yang diberikan pemerintah ini bisa dijadikan kesempatan yang tepat oleh konsumen untuk membeli rumah.

"Biasanya nasabah dengan gaji di bawah Rp10 juta itu dianggap memiliki kemampuan yang baik dalam mengelola keuangan oleh perbankan. Beda dengan nasabah dengan gaji di atas Rp10 juta, biasanya mereka banyak utang, cicilan, dan sebagainya. Dengan kemudahan yang diberikan pemerintah ini, Anda bisa menyisihkan 30 persen dari gaji untuk memiliki rumah," kata dia kepada Okezone belum lama ini.

Endy menyebut, jika konsumen bersungguh-sungguh ingin memiliki rumah, konsumen tersebut harus "memaksakan" dan menahan diri dari segala hal yang berbau konsumtif. Kemudian jika Anda sudah berumah tangga, bisa mencari tambahan penghasilan dengan melakukan side job.

"Memang harus menahan diri kalau ingin membeli rumah. Jika sudah disisihkan 30 persen untuk cicilan rumah, tinggal bagaimana me-manage kebutuhan lain," ujar dia.

Mengatur kebutuhan lain tersebut, lanjut Endy, adalah dengan cara membuat pos-pos pengeluaran, dan wajib dipatuhi. "Misalnya untuk asuransi jika belum ada 10 persen dari gaji, kemudian 20 persen untuk utang, dan selebihnya adalah untuk biaya operasional," tutup dia.
SUMBER : Okezone.com
sucyresky is offline   Reply With Quote
Sponsored Links