View Single Post
Old 27th March 2015, 08:33 PM   #1
KaDes Forumku
 
Join Date: 16 Feb 2015
Userid: 3276
Posts: 1,017
Likes: 0
Liked 5 Times in 5 Posts
Default Menteri Marwan Minta Kampus Partisipasi Aktif Pembangunan Desa

Malang - Problematika masyarakat desa masih didominasi oleh minimnya infrastruktur, rendahnya perekonomian, dan kurangnya sumberdaya manusia yang terlatih dan terdidik. Karenanya, pihak kampus perguruan tinggi bisa berperan aktif untuk meningkatkan kualitas desa.

"Dengan partisipasi aktif para akademisi, diharapkan mampu ikut serta mendongkrak kualitas SDM desa. Sehingga, keinginan desa mandiri dapat sesegara mungkin tercapai," kata Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Marwan Jafar dalam acara 'Sosialisasi Pembangunan dan Pengembangan Desa Mandiri' di Universitas Islam Malang, Jawa Timur, Jumat (27/3/2015).

‎Marwan menjelaskan, perlunya langkah-langkah taktis yang inovatif untuk mengatasi kesenjangan pembangunan sumberdaya manusia di desa-desa. Salah satunya melalui transformasi sosial, pengembangan kelompok dan teknologi pastisipatif.

Selain itu, secara pendekatan Tri Dharma dalam pemberdayaan dan kemandirian desa dengan melakukan pengembangan SDM desa dan modalitas teknologi dan sosial desa.

Karenanya, lanjut Marwan, peran kampus untuk memberdayakan desa sangat startegis ke depan. Para alumni kampus harus mampu memberdayakan potensi desa yang ada. Selama ini, kebanyakan alumni kampus di kota-kota besar enggan kembali ke desa.

"Padahal, desa sangat membutuhkan alumni perguruan tinggi untuk bisa memaksimalkan potensi desa yang ada," tandasnya.

Kedepan, Menteri Marwan mengaku akan melibatkan kampus dalam pemberdayaan desa. Salah satunya, dengan melibatkan kampus dalam beberapa program prioritas seperti pembentukan BUMDes, Desa Mandiri dan Pendampingan desa.

Usai memberikan pengarahan di UIM, Marwan Jafar melanjutkan kunjungan ke Kebun Jeruk milik ‎Nur Rahmawati (48) di Desa Selorejo, Kecamatan Daiu, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Ia juga sempat mencicipi jeruk-jeruk yang langsung diambil dari pohonnya itu.

Menurutnya, desa-desa yang memiliki potensi untuk mendongkrak perekonomian masyarakat desa perlu diberikan perhatian khusus, agar dapat meningkatkan kesejahteran warga setempat.

"Desa potensial seperti Selorejo ini perlu diberi perhatian khusus. Kita berharap kedepan tidak perlu lagi ada impor jeruk, di dalam negeri kan banyak jeruk, ya salah satunya di Desa ini masa kita masih mau impor," katanya.


http://www.detiknews.com/read/2015/0...mbangunan-desa
partisusanti is offline   Reply With Quote
Sponsored Links