View Single Post
Old 27th March 2015, 09:27 PM   #1
KaDes Forumku
 
Join Date: 16 Feb 2015
Userid: 3276
Posts: 1,017
Likes: 0
Liked 5 Times in 5 Posts
Default Proyek ambisius atasi macet DKI kandas satu persatu

Merdeka.com - Menurut indeks dikeluarkan oleh perusahaan produsen oli Castrol Magnatec Stop-Start, Ibu Kota Jakarta menjadi kota paling macet sedunia. Perusahaan Castrol mencatat di dalam setahun di Jakarta terjadi 33.240 kali kendaraan harus berhenti lalu maju lagi. Indeks ini mengambil data dari pengguna alat navigasi TomTom yang bisa menghitung jumlah berapa kali kendaraan berhenti lalu maju lagi per kilometer.

Pemerintah DKI Jakarta sebetulnya tidak tinggal diam untuk mengatasi kemacetan. Namun, banyak kendala terjadi.

Akhirnya Pemprov DKI malah membatalkan proyek-proyek yang digadang-gadang mampu mengurai kemacetan. Banyak alasan yang dikeluarkan pemerintah untuk menghentikan proyek tersebut.

Berikut proyek yang kandas satu persatu untuk mengurai kemacetan seperti dirangkum merdeka.com, Rabu (25/3):

1.Monorail
Merdeka.com
- Pemprov DKI Jakarta tidak hanya memutuskan kontrak kerja sama dengan PT Jakarta Monorail, tetapi akan meratakan tiang-tiang yang sudah lama mangkrak. Pembongkaran ini berdasarkan asas ketidaknyamanan atau mengganggu keindahan kota.

Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta, Saefullah menegaskan, setelah surat pemutusan kerja sama dikirimkan ke PT JM, Pemprov DKI Jakarta meminta tiang-tiang monorail dibongkar. Pembongkaran ini tidak akan merugikan pemerintah daerah ataupun pusat.

"Karena ini bukan uang APBD atau APBN ini kan PT JM bekerja sama dengan PT Adhi Karya. DKI minta juga untuk dibongkar," tegasnya di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (26/1).

Keberadaan tiang-tiang tersebut tidak ada manfaatnya. Saefullah mengungkapkan, sebenarnya Pemprov DKI Jakarta akan melakukan pembayaran tiang tersebut, namun karena ada perbedaan harga yang sangat jauh maka batal dilakukan.

"Ngapain mangkrak. Tidak ada manfaatnya untuk kota tidak ini. Karena tidak ada kemajuan kami tidak dapat melanjutkan," ungkapnya.

2.Ganjil genap
Merdeka.com
- Kebijakan ganjil genap untuk menekan volume kepadatan kendaraan bermotor batal diterapkan di Ibu Kota Jakarta. Untuk itu, Pemprov DKI Jakarta akan menerapkan stiker tanda masuk atau pass hologram.

Tujuannya adalah untuk mencegah mobil-mobil dari luar masuk ke Jakarta tanpa tujuan jelas.

"Jadi kalau tidak ada stiker tanda masuk maka tidak bisa masuk ke Jakarta. Kalau ada baru boleh masuk. Tapi ini bukan stiker ganjil genap ya. Nggak ada stiker akan kita tangkap. Kita buat peraturan mudah," ujar Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama ( Ahok) di Balai Kota Jakarta Pusat, Jumat (4/10).

Politisi Gerindra ini mengancam kalau ada pemilik kendaraan yang mencoba memalsukan stiker tanda masuk tersebut maka akan dikenakan sanksi. Sanksinya dengan menilang kendaraan yang tidak berstiker.

3.Stiker tanda masuk Jakarta
Merdeka.com - Kebijakan ganjil genap untuk menekan volume kepadatan kendaraan bermotor batal diterapkan di Ibu Kota Jakarta. Untuk itu, Pemprov DKI Jakarta akan menerapkan stiker tanda masuk atau pass hologram.

Tujuannya adalah untuk mencegah mobil-mobil dari luar masuk ke Jakarta tanpa tujuan jelas.

"Jadi kalau tidak ada stiker tanda masuk maka tidak bisa masuk ke Jakarta. Kalau ada baru boleh masuk. Tapi ini bukan stiker ganjil genap ya. Nggak ada stiker akan kita tangkap. Kita buat peraturan mudah," ujar Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama ( Ahok) di Balai Kota Jakarta Pusat, Jumat (4/10).

Politisi Gerindra ini mengancam kalau ada pemilik kendaraan yang mencoba memalsukan stiker tanda masuk tersebut maka akan dikenakan sanksi. Sanksinya dengan menilang kendaraan yang tidak berstiker.

Untuk mengantisipasi palsunya stiker, maka petugas Dinas Perhubungan (Dishub) akan melakukan pemindaian terhadap keaslian stiker tersebut dengan teliti.

Namun, hingga kini masih belum terealisasi.


http://www.merdeka.com/jakarta/proye...u-persatu.html
partisusanti is offline   Reply With Quote
Sponsored Links