View Single Post
Old 27th March 2015, 11:09 PM   #1
Wakil Camat
 
Join Date: 31 Oct 2014
Userid: 2758
Location: SmovieX.com | Tempat nonton dan download Film | Sering-sering berkunjung yah!
Posts: 3,641
Likes: 41
Liked 5 Times in 5 Posts
Default REI Berharap Penjualan Rumah Menengah Mulai Meningkat

Quote:
SEMARANG - Real Estate Indonesia (REI) Jawa Tengah berharap penjualan rumah menengah mulai meningkat setelah terjadi penurunan permintaan hingga 20 persen.

"Penurunan sangat terasa sejak dua bulan lalu yaitu pada saat rupiah terus melemah," kata Wakil Ketua REI Jateng Bidang Promosi, Humas, dan Publikasi Dibya K Hidayat di Semarang, Jumat (27/3/2015).

Menurutnya, untuk pangsa pasar perumahan komersial baik untuk menengah maupun menengah atas memang sangat terpengaruh oleh kenaikan dolar AS terhadap mata uang rupiah karena banyak dari calon pembeli tipe perumahan tersebut berasal dari kalangan pebisnis.

Diharapkan, pada pameran kali ini calon pembeli sudah mulai terbiasa dalam menghadapi pelemahan rupiah tersebut dan tidak lagi memengaruhi rencana untuk membeli rumah.

"Target kami untuk transaksi pada pameran kali ini mencapai Rp70 miliar, semoga tercapai karena target pada pameran sebelumnya tidak tercapai," katanya.

Sementara itu, untuk mendongkrak penjualan rumah, seperti yang dilakukan pada tahun lalu, untuk tahun ini REI Jateng kembali melakukan promo yang diundi satu tahun sekali.

"Hadiah-hadiah yang kami siapkan cukup banyak, seperti tahun lalu ada sepeda motor dan produk-produk elektronik. Selain itu, masing-masing pengembang biasanya juga mengadakan promo berbeda-beda," katanya.

Pameran yang digelar sejak tanggal 26 Maret-6 April di Mal Ciputra tersebut diikuti oleh 19 pengembang, dua di antaranya merupakan pengembang apartemen. Pada pameran kali ini, pihaknya tidak melibatkan pengembang rumah sederhana melalui program fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP).

"Memang pada pameran ini tidak ada pengembang rumah sederhana karena beberapa waktu lalu pembangunan tersendat karena sempat ada beberapa kebijakan pemerintah yang memberatkan salah satunya uang muka 10 persen. Bagi masyarakat berpenghasilan rendah, uang muka sebesar itu tidak bisa dikumpulkan dalam waktu singkat sehingga memengaruhi penjualan kami," katanya.

Pihaknya berharap, dengan adanya perubahan kebijakan yaitu uang muka sebesar 1 persen bisa berdampak baik pada penjualan dan ke depan pihaknya berupaya untuk melibatkan pengembang perumahan sederhana pada setiap pameran REI.
SUMBER : Okezone.com
sucyresky is offline   Reply With Quote
Sponsored Links