View Single Post
Old 29th March 2015, 01:07 PM   #1
Wk. RT
 
Join Date: 13 Nov 2014
Userid: 2859
Posts: 55
Likes: 0
Liked 0 Times in 0 Posts
Default Tips Renovasi Rumah Tahan Banjir

Rumah Medokan Asri Rungkut – Banyak hal yang dipertimbangkan seseorang saat ingin membeli rumah. Salah satunya adalah membangun rumah tahan dan tidak rawan banjir. Walaupun curah hujan saat ini belum tinggi.

Aspek cuaca seperti hujan bukanlah hal mengejutkan di Indonesia, mengingat Indonesia merupakan negara beriklim tropis yang mempunyai tingkat curah hujan tinggi. Apalagi pada lokasi kota-kota spesifik yang dilewati sungai, sangatlah punya potensi alami bencana banjir.

Lalu, bagaimanakah bila orang tinggal di kota yang di kuatirkan tiap-tiap th. bakal banjir? ” Segi rencana awal suatu bangunan memanglah memegang fungsi utama. Rencana mutlak dikerjakan saat orang mau bangun suatu rumah, ” terang Ir. IB Sunia Putra pada Bali Post, Selasa (12/1) tempo hari.

Arsitek lulusan FT Kampus Dwijendra Denpasar ini menyampaikan, bila memanglah dapat direncanakan lebih awal, baiknya kita janganlah bangun rumah di ruang riskan banjir. ” Saat sebelum bangun atau beli rumah, perhatikan dahulu kisah daerah itu, apakah di situ punya potensi banjir atau tak. Bila memanglah lantaran pertimbangan spesifik mesti bangun di daerah riskan banjir, ya… harus aplikasikan tehnologi bangunan tahan banjir, ” anjuran Sunia.

Hal yang sama saja disibak di beberapa website internet yang terkait dengan masalah arsitektur. Arsitek I Gde Hendra Prasetya memberikan, orang memanglah mesti mengetahui system ekologi di seputar lokasi tempat tinggalnya. ” Rancang fondasi bangunan yang letaknya lebih tinggi, sekurang-kurangnya 40 hingga 50 cm diatas jalanan depan rumah, ” sarannya.

Prasyarat mutlak suatu rumah di daerah riskan banjir yaitu mesti tinggi. ” Rumah mesti lebih tinggi dari got, jalan, atau sungai di sekelilingnya. Rencana rumah panggung nampaknya layak diadopsi dalam pembangunan ini. Dengan tehnologi saat ini, seperti aplikasi beton pada susunan bangunan, terasa tak ada masalah dalam soal ini, ” tutur Sunia.

1. Tanpa ada Persiapan
Problema yang banyak berlangsung yaitu bagaimanakah bila orang telanjur mempunyai rumah di daerah banjir. Atau, membedakan ketinggian rumah memanglah gampang bila rumah masih juga dalam step awal pembangunan. Tetapi, apa yang terjadi bila rumah telah di desain tanpa ada persiapan hadapi banjir?

Hendra merekomendasikan, menambah ketinggian lantai jadi jalan keluar paling akhir. ” Tetapi, pertimbangkan jarak plafon. Upayakan janganlah terlampau dekat dengan kepala laki-laki dewasa. Menambah lantai interior mempunyai konsekwensi ketinggian entrance yang tidak sama hingga harus orang mesti bikin tangga kecil. ” Atau dapat pula meninggikan rumah diawali dari ruang depan pagar, ” tutur Hendra. Tetapi, alternatif ini semakin banyak mengonsumsi cost lantaran menambahkan ketinggian dikerjakan secara detail. Dengan kata lain, lanskap taman akan beralih keseluruhan.

Cara lain yang lebih gampang serta irit yakni bikin blokade di teras. Hal semacam ini baiknya jadi pilihan paling akhir atau untuk penanggulangan darurat (sesaat) saja. Berhubung trick seperti ini kurang mempunyai nilai estetika, keindahan fasad bakal menyusut, serta terlihat aneh.

Trick selanjutnya yang lebih estetis yaitu dengan bikin kolam hias di taman depan. Tetapi, trick yang satu ini cuma dapat menanggulangi banjir enteng. ” Upayakan bikin kolam yang lebih dalam serta luas hingga bisa semakin banyak menyimpan air luapan. Resikonya, orang mesti ribet memindahkan ikan hias waktu banjir datang, ” kata Hendra.

Sunia juga turut urun anjuran. ” Buat saja sumur atau fasilitas peresapan. Materi yang sangat mungkin jadikan fasilitas seperti ini seumpama ijuk, kerikil, pasir, atau batu-batuan. Ini juga dapat dikerjakan bila banjirnya masih tetap ringan-ringan saja. Tetapi, bila banjirnya telah melampaui semeter atau lebih, ya… kembali ke aksi yang lebih berat, ” tuturnya.

2. Renovasi Total
Salah satu aksi prinsip seperti dianjurkan Hendra, bila rumah memanglah telanjur ada di ruang banjir, yaitu melakukan renovasi keseluruhan — menambah lantai dengan menambahkan ketinggian plafon. ” Selain rumah tak tampak pendek, suhu ruang juga terus sejuk, ” tuturnya.

Lalu, bagaiamna perihal bila rumah telah di bangun setinggi mungkin, tetap banjir mengganggu? ” Mesti disiasati dengan pengaturan interior serta penentuan furniture yang bisa ‘diatur’ saat musim hujan atau banjir datang, ” tutur Hendra seraya memberikan, orang mesti terus memperhatikan sekitar lingkungan. ” Bila posisi lokasi rumah ada dibawah jalan, sia-sia juga, ” imbuhnya.

Cara lain yang bisa dikerjakan, seperti disebutkan Sunia ataupun Hendra, yaitu dengan menanam tanaman-tanaman selain rumput. Dalam membuat suatu rumah, sisakan tempat hijau untuk resapan air. Salah satu tanaman yang sangatlah bertindak saat musim hujan yaitu tanaman bambu. Pohon bambu dapat menyerap air dalam jumlah banyak hingga bisa berperan menjadi buffer atau penahan.

Sumber: http://videoproperti.com/tips-renova...-tahan-banjir/
surya93 is offline   Reply With Quote
Sponsored Links