View Single Post
Old 7th April 2015, 10:00 AM   #1
Wakil Camat
 
Join Date: 31 Oct 2014
Userid: 2758
Location: SmovieX.com | Tempat nonton dan download Film | Sering-sering berkunjung yah!
Posts: 3,641
Likes: 41
Liked 5 Times in 5 Posts
Default Kenaikan Listrik Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Quote:
JAKARTA - PT Perusahaan Listrik Negara atau PLN (Persero) menetapkan tarif listrik industri akan mengalami naik mulai April 2015.

Tarif pelanggan listrik nonsubsidi lainnya yakni bisnis besar B3 di atas 200.000 VA, industri besar I3 di atas 200.000 kVA dan pemerintah P2 di atas 200 kVA ditetapkan Rp1.135,93 atau naik dibandingkan Maret Rp1.105,47 per KWH.

Sementara untuk pelanggan industri besar I4 berdaya 30 MVA ke atas naik dari Rp965 menjadi Rp991,6 per KWH dan golongan khusus L/TR, TM, dan TT naik dari Rp1.501,46 menjadi Rp1.542,84 per KWH.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Tutum Rahanta menilai kenaikan tarif listrik tersebut bisa menurunkan daya beli masyarakat.

"Kalau langsung di-compare, enggak begitu pengaruh tapi barang ini jangka panjang, kalau naik sedikit-sedikit jadi kumulatif," ungkapnya kepada Okezone, Selasa (7/4/2015).

Menurutnya jika melihat dampak secara keseluruhan, naiknya tarif listrik dan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) akan membuat harga barang berubah sedikit demi sedikit. Dengan begitu akan mempengaruhi daya beli masyarakat.

Untuk itu, menurut Tutum pemerintah harus melihat aspek yang dihadapi industri secara keseluruhan. Kendati demikian, pihaknya mengaku naiknya listrik tidak serta merta langsung mendongkrak harga barang. Lantaran dalam menaikkan harga barang ada beberapa aspek yang diperhatikan pengusaha.

"Tidak bisa langsung naik karena listrik naik, tapi harus lihat beban seluruhnya, listrik sekian, BBM sekian," tukasnya.
SUMBER : Okezone.com
sucyresky is offline   Reply With Quote
Sponsored Links