View Single Post
Old 8th April 2015, 09:37 PM   #1
KaDes Forumku
 
Join Date: 16 Feb 2015
Userid: 3276
Posts: 1,017
Likes: 0
Liked 5 Times in 5 Posts
Default Catat, Sejuta Rumah Rakyat Mulai Dibangun Akhir April!

JAKARTA, KOMPAS.com - Pembangunan satu juta rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) mulai dibangun serentak pada 30 April 2015.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono, memastikan dimulainya pembangunan atau ground breaking secara serentak tersebut di 16 wilayah. Lokasi peletakan batu pertama akan dipusatkan di Ungaran, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.

"Kita akan lakukan groundbreaking serentak di 16 provinsi yaitu Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Lampung, Sumatera Selatan, Jambi, Bengkulu, Bangka Belitung, Banten, DKI Jakarta, Jogjakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Nantigroundbreaking akan dipusatkan di Ungaran," ujar Basuki ketika usai menerima kunjungan kerja Wakil Presiden Jusuf Kalla di Jakarta, Selasa (7/4/2015).

Basuki mengungkapkan pembangunan rumah rakyat di 16 provinsi tersebut dipilih bukan tanpa sebab. Lokasi pembangunan perumahannya sudah siap dan tidak bermasalah.

"16 provinsi itu juga punya kebutuhan perumahan yang cukup besar. Banyak penduduk yang belum memiliki rumah. Jadi untuk pembangunan tahap pertama di wilayah tersebut," papar Basuki.

Berkaitan dengan jumlah rumah rakyat yang akan dibangun, Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR, Syarif Burhanuddin, menyatakan akan ada 603.516 rumah bagi MBR yang akan dibangun tahun 2015 ini. Sedangkan untuk rumah non-MBR akan disediakan sebanyak 396.484 unit.

"Pada tahap pertama ini akan kita bangun sebanyak 331.693 rumah bagi MBR. Rumah yang sedang dibangun sudah mencapai 22.810 unit. Saat groundbreaking nanti akan ditambah 101.135 unit. Sisanya akan dibangun setelah tanggal 30 April 2014," ujar Syarif.

Syarif menambahkan, pada bulan Mei 2015 rencananya akan dilakukan proses pembangunan tahap kedua dengan jumlah rumah sebanyak 98.020 unit bagi MBR. Sedangkan tahap ketiga untuk 173.080 unit masih dalam proses izin lokasi oleh pengembang.

"Untuk rumah non-MBR sendiri akan kita serahkan pada mekanisme pasar. Masyarakat dan pengembang akan berperan dalan pembangunan rumah non-MBR," tandas Syarif.


http://properti.kompas.com/read/2015...un.Akhir.April.
partisusanti is offline   Reply With Quote
Sponsored Links