View Single Post
Old 9th April 2015, 09:31 AM   #1
Wakil Camat
 
Join Date: 31 Oct 2014
Userid: 2758
Location: SmovieX.com | Tempat nonton dan download Film | Sering-sering berkunjung yah!
Posts: 3,641
Likes: 41
Liked 5 Times in 5 Posts
Default Pengusaha Franchise RI Pesimis Bersaing dengan Asing

Quote:
JAKARTA Pengusaha waralaba atau franchise asal Indonesia pesimis menghadapi program Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) pada akhir tahun ini. Rasa pesimis tersebut muncul karena dirasa masih belum adanya perhatian dan dukungan dari pemerintah.

Ketua Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), Anang Sukandar, mengatakan, tidak mungkin bisnis waralaba Indonesia bisa bersaing menghadapi asing yang mendapat dukungan penuh dari pemerintahnya. Terlebih lagi bisnis yang masih di level usaha kecil dan menengah (UKM), sebab banyak dari bisnis franchise yang berawal dari segmen itu.

"UKM kita itu harus didorong, musti dibina, dan didampingi oleh pemerintah. Kalau enggak, ya enggak mungkin bisa berkembang. Apalagi mesti bersaing dengan pengusaha asing yang dapat dukungan dari pemerintahnya," tutur Anang saat dihubungi Okezone, Jakarta, Kamis (9/4/2015).

Anang mencontohkan, seharusnya Pemerintah Indonesia mencontoh Malaysia, Korea Selatan, Jepang, Amerika Serikat, dan Singapura. Menurutnya, pemerintah di negara-negara tersebut sangat mendukung bisnis UKM hingga mampu berdiri sendiri serta berkembang melalui jalur waralaba.

"Itu UKM yang harus didukung. Kalau yang sudah besar-besar si enggak jadi soal tidak dibantu. Mereka pastilah sanggup hadapi MEA," imbuhnya.

Dirinya menjelaskan, untuk menumbuhkembangkan dan memperbanyak jumlah bisnis waralaba di Indonesia setidaknya dibutuhkan pembinaan dari Pemerintah selama tiga tahun. Pembinaan tersebut bukan hanya pelatihan, tapi juga bantuan pendanaan.

"Rekomendasi dari ahli franchise asal Inggris itu, pemerintah yang mengoordinasi dan pendanaan selama tiga tahun. Ini belum ada dari sejak AFI berdiri pada 1991," pungkasnya.
SUMBER : Okezone.com
sucyresky is offline   Reply With Quote
Sponsored Links