View Single Post
Old 15th April 2015, 05:33 PM   #1
KaDes Forumku
 
Join Date: 20 Nov 2014
Userid: 2900
Posts: 1,236
Likes: 0
Liked 1 Time in 1 Post
Default Atlet Putri Bulu Tangkis Abaikan Media Sosial


JAKARTA, Kompas.com - Atlet-atlet putri pemusatan pelatihan nasional Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia menyiasati agar mental mereka tetap terjaga saat menghadapi tanggapan dan komentar terkait penampilan mereka menjelang ataupun setelah bertanding.

"Kritik yang muncul di media jejaring sosial seperti Twitter mungkin disampaikan dengan bahasa yang kurang halus. Tapi, itu dapat menjadi masukan bagi saya untuk introspeksi diri," kata atlet tunggal putri PBSI Hanna Ramadhini selepas berlatih di pelatnas PBSI Cipayung Jakarta, Selasa.

Atlet peringkat 61 dunia itu mengaku selalu berusaha meningkatkan kemampuannya selain sikap rendah hati agar dapat bermain tanpa beban.

"Jika saya mudah menyerah, saya akan semakin diremehkan oleh orang lain. Saya harus meningkatkan latihan teknik karena saat bertanding pada babak kualifikasi Singapura Terbuka 2015 saya kalah. Itu berarti permainan saya masih biasa-biasa saja karena kalah dengan sesama pemain kualifikasi," kata atlet yang mencapai putaran perempat final turnamen tingkat super series India Terbuka 2015.

Atlet putri asal klub Mutiara Cardinal Bandung itu juga punya siasat untuk mengatasi kejenuhan yaitu dengan bertemu orang tua di Bandung saat libur latihan. "Saya berasal dari Tasikmalaya. Kalau saya pulang kampung, waktu saya habis di jalan. Biasanya saya bertemu mama di Bandung, lalu kami jalan-jalan," kata atlet berusia 19 tahun itu.

Hanna juga berusaha menghibur diri dengan menonton film, pijat, serta tidur cukup agar tidak jenuh berlatih setelah mengikuti pertandingan internasional.

Siasat yang hampir sama juga dilakukan atlet ganda putri Rosyita Eka Sari Putri yang mengaku bangga terpilih mewakili Indonesia dalam turnamen Piala Sudirman 2015 dan SEA Games 2015.

"Saya masa bodoh dengan komentar negatif di media jejaring sosial. Selama saya mampu berlatih dengan benar, saya serahkan kepada Tuhan untuk hasilnya," kata atlet yang akan berpasangan dengan Della Destiara Haris dalam Piala Sudirman 2015 itu.

Rosyita mengaku motivasi terbesarnya untuk selalu bersemangat dalam pertanding internasional adalah kerja keras orangtua yang mengantarkannya berlatih ke klub bulu tangkis di Yogyakarta pada 2007.

"Saya dulu diantar bapak saya untuk berlatih bulu tangkis saat masih kelas II sekolah dasar. Setelah delapan tahun, masa saya justru santai-santai di pelatnas?" ujar gadis kelahiran 6 Juli 1996 itu.

Meskipun Rosyita mengakui mental bertanding akan terbentuk sendiri, atlet asal klub Djarum Kudus itu juga memanfaatkan waktu libur latihan pada Minggu untuk menyegarkan pikiran.

"Biasanya saja jalan-jalan bersama teman-teman pelatnas agar tidak jenuh saat harus berlatih di lapangan," kata atlet yang juga sempat berpasangan dengan Maretha Dea Giovani dan Melvira Oklamona itu
sumber http://olahraga.kompas.com/read/2015...n.Media.Sosial
agung209 is offline   Reply With Quote
Sponsored Links