View Single Post
Old 3rd August 2012, 11:21 AM   #12
endar.agustyan
[M]
Sek Cam
 
endar.agustyan's Avatar
 
Join Date: 16 Jul 2012
Userid: 17
Location: Bandung
Posts: 2,185
Real Name: Endar Agustyan
Likes: 43
Liked 85 Times in 51 Posts
Default

August 1, 2012, 3:00 PM SGT

KPPU Soroti AirAsia-Batavia


http://realtime.wsj.com/indonesia/20...rasia-batavia/



Quote:
AirAsia Bhd mungkin harus bersiap menghadapi cuaca buruk. Niat budget airline Malaysia itu untuk membeli Batavia Air kini menjadi sorotan kalangan politikus dan birokrat. Mereka ingin meneliti penawaran itu dengan lebih cermat sebelum memberikan restu bagi satu lagi akuisisi kelas kakap di Indonesia.

Seperti halnya rencana akuisisi Bank Danamon oleh DBS Group Holdings (Singapura), tawaran AirAsia senilai lebih dari Rp 750 miliar itu harus dikaji oleh pihak otoritas untuk memastikan proses akuisisinya tidak bertentangan dengan peraturan modal asing dan persaingan bisnis.

Proses akuisisi DBS-Danamon bernilai $7 miliar dan akan menjadi akuisisi terbesar oleh perusahaan asing dalam sejarah. Proses itu sudah berlarut-larut dalam beberapa bulan terakhir, sementara Bank Indonesia (BI) merumuskan peraturan kepemilikan baru di sektor perbankan. Beberapa analis dan pengusaha melihat aksi BI ini sebagai contoh kecenderungan pemerintah yang kian nasionalis. BI memang sudah mulai menyusun rancangan peraturan soal kepemilikan asing sebelum rencana akuisisi Danamon diumumkan, tapi bank sentral saat itu belum mengumumkan seperti apa perinciannya. Meski demikian, para analis memperkirakan akuisisi ini pada akhirnya akan disetujui.

Pinangan Batavia mungkin tidak akan memicu perumusan peraturan baru untuk sektor penerbangan, tapi beberapa pihak mulai mempertanyakan rencana akuisisi yang diumumkan pekan lalu itu.

Pihak berwenang telah menyatakan ingin melihat struktur kepemilikan dengan lebih teliti, meskipun pemilik mayoritas Batavia di bawah rencana akuisisi ini tetap merupakan perusahaan Indonesia. Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) ingin memastikan merger ini tidak akan menelurkan sebuah perusahaan dengan kendali yang terlalu besar di pasar penerbangan dalam negeri.

“AirAsia Indonesia harus mengungkap detail kepemilikan dalam 30 hari,” kata Ahmad Djunaidi, Kepala Biro Hubungan Masyarakat KPPU. “Setelah itu kami akan menilai dan menentukan apakah mereka melanggar Undang-Undang Anti-Monopoli.”

Rencana akuisisi ini masih sejalan dengan semua peraturan kepemilikan asing dan persaingan usaha yang kini berlaku, kata Ahmad Maghfur Usman, analis industri penerbangan di OSK Research (Kuala Lumpur).

“Ada beberapa pihak yang mengeluhkan akuisisi ini, karena masalah kepemilikan asing,” tapi Batavia akan tetap dimiliki secara mayoritas oleh perusahaan Indonesia, ujarnya. “Sektor penerbangan cukup bebas dan tidak dipandang sebagai sektor aset strategis seperti pertambangan batu bara” atau perbankan, sehingga tidak terlalu sensitif secara politik, tambahnya.

Peraturan yang berlaku mensyaratkan perusahaan asing hanya boleh memiliki 49% dari maskapai Indonesia.

AirAsia berencana akan membeli 49% kepemilikan Batavia. Mitra lokal Air Asia, PT Fersindo Nusaperkasa, akan membeli sisanya. Perincian identitas pemilik Fersindo belum diketahui.
__________________
endar.agustyan is offline   Reply With Quote