View Single Post
Old 26th April 2015, 09:29 AM   #1
Wakil Camat
 
Join Date: 31 Oct 2014
Userid: 2758
Location: SmovieX.com | Tempat nonton dan download Film | Sering-sering berkunjung yah!
Posts: 3,641
Likes: 41
Liked 5 Times in 5 Posts
Default Pendapatan Rp10 Juta, Reksa Dana Apa yang Tepat?

Quote:
HALO.

Saya pemuda 23 tahun ingin mencoba memulai investasi reksa dana, pendapatan saya Rp10 juta per bulan. Kira-kira investasi yang mana yang harus saya ambil dan bagaimana saya bisa mengembangkan dana tersebut?

Terima kasih

Ajus Setiawan



Jawab :

Hai mas Ajus,

Dari penghasilan yang kita dapatkan tiap bulannya, memang akan sangat bijak bila kita sisihkan di awal untuk ditabung dan diinvestasikan. Apalagi ketika usia masih muda, maka akan sangat terasa nantinya di kemudian hari bila kita rutin menyisihkan penghasilan kita karena prinsip menabung dan berinvestasi adalah memerlukan jangka waktu sebelum kita menuai hasilnya.

Angka ideal dana yang kita sisihkan tiap bulannya dari penghasilan kita adalah minimal 10 persen. Kalau bisa semakin banyak akan semakin bagus, yang penting semua kebutuhan lainnya juga sudah terpenuhi terlebih dahulu. Jadi dengan pendapatan anda Rp10 juta rupiah per bulannya, angka ideal yang anda sisihkan adalah sebesar minimal Rp1 juta per bulannya untuk ditabung ataupun diinvestasikan.

Berinvestasi di pasar modal melalui produk reksadana sendiri saat ini memang relatif sudah lebih mudah dan lebih populer di masyarakat. Sebabnya selain karena imbal hasilnya yang bisa lebih tinggi dibandingkan produk perbankan, juga untuk mulai memilikinya kita tidak memerlukan dana yang besar seperti dulu lagi karena saat ini sudah ada produk ritelnya.

Untuk mulai berinvestasi di reksadana yang perlu dipersiapkan pada awalnya adalah KTP serta nomer NPWP pribadi. Adapun dana yang perlu dipersiapkan adalah minimal sebesar Rp100 ribu tiap kali penyetoran dana. Setelah itu silakan isi form penyertaan dana yang disyaratkan.

Form ini bisa Anda dapatkan dengan mendatangi langsung kantor perusahaan asset management yang mengeluarkan produk tersebut, datang ke bank-bank umum yang menjadi agen penjualnya, atau bisa juga di-download dari website perusahaan asset management yang bersangkutan.

Perusahaan asset management biasanya memiliki berbagai macam produk reksadana. Untuk menemukan produk mana yang benar-benar cocok dengan tujuan finansial dan kebutuhan kita ada beberapa hal yang musti kita pahami.

Pertama adalah di produk ini tetap berlaku konsep investasi bahwa “semakin tinggi potensi imbal hasil yang bisa kita dapatkan, maka risiko yang akan kita hadapi juga semakin besar. Bila tidak berani menghadapi risiko, maka pilihan kita hanya akan memberikan imbal hasil yang biasa-biasa saja”.

Maka dari itu kita harus memahami potensi risiko dan imbal hasil dari tiap jenis pengelolaan dana. Reksa dana yang berbasis pasar uang ataupun pendapatan tetap lebih cocok untuk mereka yang cenderung memilih stabilitas dan keamanan daripada imbal hasil yang besar. Fund ini juga lebih cocok untuk orang-orang yang menginvestasikan uangnya dalam jangka pendek atau menengah saja, maksimal adalah tiga tahun.

Sementara bagi mereka yang menginginkan return lebih besar dan siap menghadapi risiko lebih besar juga, maka saya sarankan untuk memilih reksadana yang berbasis di dana campuran maupun dana saham. Fund jenis ini juga lebih tepat dipilih untuk investasi jangka panjang, yaitu di atas tiga tahun.

Hal berikutnya yang perlu kita perhatikan sebelum membeli reksadana adalah pelajari track record dari produk yang akan kita beli, atau dalam bahasa investasinya disebut dengan prospektus. Dari prospektus tersebut akan terlihat bagaimana perkembangan nilai aktiva reksadana yang akan kita beli. Jangan melihat pertumbuhan nilainya dalam jangka pendek semisal dalam tempo sebulan, tiga bulan, atau enam bulan.

Tapi langsung perhatikan pertumbuhan nilainya paling tidak dalam satu tahun terakhir. Bila angkanya menurut Anda oke punya, Anda bisa memilih produk tersebut untuk dimiliki. Yang perlu diingat juga bahwa prospektus tersebut adalah gambaran kinerja waktu terdahulu dari si manager investasi dalam mengelola dana tersebut, dan tidak ada jaminan bahwa prestasi yang mereka torehkan setahun lalu akan dapat terulang di masa mendatang.

Jadi untuk mengetahui produk mana yang paling cocok untuk mas Ajus, tanyakan pada diri Anda sendiri uang yang akan diinvestasikan tersebut akan ditanam di instrumen investasi tersebut untuk berapa lama? Selain itu cari tau juga profil risiko yang Anda miliki. Karena dengan memilih produk yang sesuai dengan profile risiko kita, akan membuat kita merasa nyaman berinvestasi di dalamnya.

Selamat berinvestasi.

Salam,

Andy Nugroho, CFP (twitter @AndyTrinugroho)
PT. Mitra Rencana Edukasi - Perencana Keuangan / Financial Planner
Website. www.mre.co.id, Portal. www.kemandirianfinansial.com
Fanspage. MreFinancialBusinessAdvisory, Twitter. @mreindonesia
Google+. Kemandirian Finansial, Email. info@mre.co.id,
Youtube. Mitra Rencana Edukasi – MRE Indonesia

Anda memiliki pertanyaan seputar masalah keuangan, kami siap beri solusinya. Kirimkan pertanyaan Anda ke economy@okezone.com, dan redaksi@okezone.com dengan subyek "Konsultasi Ekonomi".
SUMBER : Okezone.com
sucyresky is offline   Reply With Quote
Sponsored Links